Proyeksi ekonomi kuartalan yang diperbarui menunjukkan 16 dari 18 pembuat kebijakan memperkirakan setidaknya satu kenaikan seperempat poin persentase lagi hingga akhir tahun ini.
"Masalah inflasi kami bukan hanya soal energi," kata Presiden Fed Kansas City Jeff Schmid pada Jumat.
Siklus Pengetatan Kali Ini Diprediksi Lebih Terbatas
Dibandingkan putaran sebelumnya, siklus pengetatan bank sentral global saat ini diperkirakan jauh lebih terbatas, terutama karena inflasi tidak naik setajam dulu.
Proyeksi Fed yang dirilis Rabu menunjukkan bahkan pembuat kebijakan AS paling hawkish memperkirakan kisaran suku bunga kebijakan 4,25 persen-4,50 persen pada akhir 2027.
Itu hanya setengah poin persentase lebih tinggi dari sekarang, dan akan turun setelahnya.
Pada 2022-2023, Fed menaikkan suku bunga kebijakan sebesar 5,25 poin persentase, mencapai puncaknya di kisaran 5,25 persen-5,50 persen.
Meski menahan suku bunga pada Kamis, Bank of England mengatakan suku bunga mungkin harus naik jika perang berlanjut.
Komentar itu ditafsirkan pengamat sebagai pergeseran nada yang jelas dan memposisikan BoE untuk mengikuti Fed dan ECB lebih tinggi.
"Semakin lama ini berlangsung, semakin sulit jadinya," kata Gubernur Andrew Bailey, salah satu dari tiga anggota Komite Kebijakan Moneter bank tersebut yang memberi sinyal bisa mendukung kenaikan, setelah ia memilih menahan pada pertemuan ini.
Beberapa analis memperkirakan BoE hanya akan menaikkan suku bunga sekali.
Namun, pasar keuangan setelah pertemuan memperkirakan hampir empat kenaikan seperempat poin selama setahun ke depan.