Pihak Real Madrid membalas pernyataan tersebut secara resmi, menyebut tindakan Tebas mendiskreditkan klub tidak dapat ditoleransi.
"Sangat mengejutkan bahwa presiden La Liga mendedikasikan waktu dan platform pribadinya untuk terus berupaya mendiskreditkan Real Madrid di depan publik," tulis Real Madrid.
Klub menilai sikap sang presiden kompetisi dapat merusak reputasi sepak bola Spanyol.
"Dengan melakukan hal itu, dia terus merusak citra kompetisi kita dan sepak bola Spanyol di seluruh dunia," lanjut pernyataan Real Madrid.
Manajemen Real Madrid menegaskan pentingnya pemimpin yang mengayomi seluruh klub anggota.
"Presiden La Liga bukanlah pemilik kompetisi, melainkan seorang manajer yang melayani klub-klub yang tergabung di dalamnya dan mempercayakan arah kompetisi kepadanya," lanjut pernyataan Real Madrid.
Klub menegaskan harapan terhadap kepemimpinan yang berintegritas.
"Klub-klub tersebut membutuhkan seseorang yang melayani misi ini dengan jujur," lanjut pernyataan Real Madrid.
Saat ini Real Madrid berada di peringkat keempat klasemen La Liga dengan 15 poin, tertinggal enam poin dari Barcelona yang berada di puncak klasemen usai menyapu bersih tujuh kemenangan.