unique visitors counter
⌂ Beranda News Penembakan di Pesta Rumah Afrika Selatan Tewaskan 11 Orang, Termasuk Wanita Hamil
News

Penembakan di Pesta Rumah Afrika Selatan Tewaskan 11 Orang, Termasuk Wanita Hamil

Petugas forensik kepolisian bekerja di lokasi penembakan di permukiman KwaMakhutha, Afrika Selatan
Penembakan di Pesta Rumah Afrika Selatan Tewaskan 11 Orang, Termasuk Wanita Hamil
A A Ukuran Teks16px

Dua penembakan massal yang berjarak dua pekan pada Desember menewaskan 21 orang. Keduanya juga dilakukan oleh beberapa pria bersenjata.

Afrika Selatan memiliki tingkat kejahatan kekerasan yang sangat tinggi.

Statistik resmi kepolisian mencatat 5.427 pembunuhan pada periode tiga bulan terakhir antara April dan Juni, atau rata-rata hampir 60 pembunuhan per hari.

Penembakan merupakan bentuk pembunuhan paling umum di Afrika Selatan. Polisi dan pakar kejahatan lama menyebut salah satu masalah terbesar adalah banyaknya senjata api ilegal yang beredar.

Presiden Afrika Selatan Cyril Ramaphosa mengizinkan pengerahan tentara ke jalan di sejumlah wilayah pada awal tahun ini untuk memerangi kejahatan kekerasan.

Kritikus menilai langkah itu sebagai pengakuan bahwa polisi gagal.

Tentara dikerahkan di sekitar Johannesburg, Kota Cape Town, dan Provinsi Eastern Cape dalam operasi yang masih berlangsung, tetapi tidak ke Provinsi KwaZulu-Natal tempat penembakan terbaru terjadi.

Jenazah sebagian korban penembakan Selasa malam dibaringkan di tanah dan ditutupi kain putih di luar rumah kecil tempat kejadian.

Jenazah tersebut kemudian dibawa dengan tandu ke mobil patologi. Polisi memasang garis polisi kuning di lingkungan itu sementara penyidik forensik bekerja di lokasi.

Polisi juga menyelidiki apakah pembakaran sebuah mobil di dekat rumah tersebut berkaitan dengan penembakan.

📰 Update Terbaru