unique visitors counter
⌂ Beranda › News › Coating vs PPF Mobil: Beda Fungsi dan Biaya yang Perlu Diketahui
News

Coating vs PPF Mobil: Beda Fungsi dan Biaya yang Perlu Diketahui

Ilustrasi perawatan cat bodi mobil dengan coating dan PPF
Coating vs PPF Mobil: Beda Fungsi dan Biaya yang Perlu Diketahui
A A Ukuran Teks16px

Menjaga kilau cat bodi mobil membutuhkan perawatan yang tidak murah. Dua metode yang banyak diminati adalah coating dan Paint Protection Film (PPF).

Keduanya menawarkan tingkat perlindungan dan biaya yang berbeda. Tarifnya bergantung pada ukuran kendaraan, tipe mobil, dan material pelindung yang dipilih.

Cara Kerja dan Biaya Coating

Coating menggunakan cairan kimia khusus untuk melapisi permukaan bodi. Supervisor Namuda Auto Body Care Specialist, Henry, menyebut pembersihan awal sangat menentukan hasil akhir.

"Buat coatingnya syaratnya harus tidak ada lecet. Maka lecetnya dihilangkan dulu dengan cara di poles.

Harga coating itu mahal karena termasuk poles. Poles dulu, salon dulu, baru coating," ujar Henry.

Prosesnya mencakup detailing hingga pemolesan awal.

Untuk mobil kecil seperti city car atau SUV kompak, biaya mulai Rp2,5 juta hingga Rp3,5 juta.

Mobil ukuran sedang sekelas Toyota Kijang Innova berada di kisaran Rp4 juta. Sementara SUV besar sekitar Rp6,5 juta.

PPF untuk Proteksi Fisik

PPF menjadi opsi bagi pemilik yang butuh proteksi fisik langsung dari benturan batu atau goresan ringan. Berbeda dari coating, PPF berbentuk lembaran film transparan yang tebal.

"PPF itu lapisannya seperti plastik, tetapi bening. Itu menjaga dari goresan," jelas Henry.

Sama seperti coating, permukaan cat harus mulus tanpa baret sebelum pemasangan film. Tujuannya agar lapisan menempel presisi pada bodi.

Karena memakai bahan film premium, biaya PPF jauh lebih tinggi. Untuk mobil kecil sekitar Rp30 juta, sedangkan mobil besar mencapai Rp40 juta hingga Rp50 juta.

🔗 Berita Terkait
📰 Update Terbaru