unique visitors counter
⌂ Beranda › News › Carrick Tetap Percaya Pemain MU Jelang Laga Lawan Bournemouth
News

Carrick Tetap Percaya Pemain MU Jelang Laga Lawan Bournemouth

Pelatih Manchester United Michael Carrick memberikan instruksi dari pinggir lapangan
Carrick Tetap Percaya Pemain MU Jelang Laga Lawan Bournemouth
A A Ukuran Teks16px

Michael Carrick menolak anggapan bahwa Manchester United merupakan klub yang sulit dikelola.

Pernyataan itu muncul ketika tekanan terhadapnya meningkat setelah tim melewati tujuh pertandingan tanpa kemenangan di semua kompetisi.

Carrick memberikan jawaban singkat saat ditanya soal reputasi klub yang dianggap tidak mudah ditangani. "Tidak," ujarnya, seperti dikutip BBC.

Situasi internal Manchester United turut menjadi sorotan.

Sejumlah pemain senior, termasuk Lisandro Martinez dan Bruno Fernandes, menyampaikan kritik mengenai kebijakan perekrutan pemain serta pendekatan taktik klub.

Jika kehilangan posisinya, Carrick akan menjadi manajer ketiga Manchester United yang diberhentikan ketika kompetisi masih berlangsung dalam tiga musim terakhir.

Erik ten Hag dan Ruben Amorim merupakan dua pelatih sebelumnya yang mengalami pergantian posisi tersebut.

Sorotan Intensitas dan Strategi Pressing

Selain persoalan manajemen klub, Carrick juga menghadapi kritik mengenai intensitas permainan anak asuhnya.

Salah satu sorotan yang muncul adalah anggapan bahwa para pemain kurang berlari dan tidak memberikan tekanan yang memadai kepada lawan.

Kekalahan 1-4 dari Como dalam pertandingan Liga Champions pada Kamis (22/10/2026) diakuinya sebagai hasil yang tidak dapat diterima.

Namun, Carrick menilai penilaian terhadap performa tim tidak semestinya hanya didasarkan pada aktivitas berlari atau intensitas pressing.

Ia mengingatkan bahwa aspek tersebut perlu dinilai sesuai dengan kebutuhan permainan, bukan dijadikan satu-satunya ukuran untuk menentukan keberhasilan sebuah tim.

"Anda harus berhati-hati jika hanya mengatakan bahwa para pemain tidak berlari. Kami telah memenangkan banyak pertandingan dalam periode tertentu.

Soal pressing, itu hanya sebagian kecil dari sepak bola," kata Carrick.

Menurut Carrick, keputusan untuk menekan lawan harus mempertimbangkan kemampuan tim dan keadaan yang berkembang selama pertandingan. Strategi tersebut tidak selalu menjadi pilihan utama dalam setiap situasi.

"Tidak selalu harus melakukan pressing untuk memenangkan pertandingan sepak bola. Terkadang memang perlu, terkadang tidak," ujarnya.

Carrick juga menekankan bahwa statistik pergerakan pemain tidak cukup untuk menjelaskan keseluruhan jalannya sebuah pertandingan. Penilaian terhadap sepak bola, menurut pandangannya, perlu mempertimbangkan lebih dari satu aspek permainan.

"Bukan hanya statistik lari yang menentukan jalannya pertandingan sepak bola."

Di tengah periode sulit yang sedang dialami Manchester United, Carrick mengungkapkan bahwa komunikasi dengan Sir Alex Ferguson dan Ole Gunnar Solskjaer masih berlangsung.

Kedua sosok tersebut merupakan mantan pelatih Manchester United sekaligus figur yang memiliki hubungan dekat dengannya.

Carrick menjelaskan bahwa hubungan pribadi itu tetap terjaga dan komunikasi mereka bukan sesuatu yang secara khusus berkaitan dengan situasi sulit yang sedang dihadapi klub.

"Saya cukup sering berbicara dengan mereka berdua. Tidak ada hal khusus soal itu.

Saya dekat dengan mereka berdua," kata eks gelandang tengah tersebut.

Kepercayaan Carrick kepada skuadnya juga belum berubah meskipun hasil pertandingan terakhir menimbulkan tekanan. Ia menilai para pemain memiliki kemampuan untuk memberikan tanggapan positif melalui penampilan berikutnya.

"Saya benar-benar percaya mereka, 100 persen," ujarnya.

Keyakinan itu disertai tuntutan agar Manchester United menunjukkan perubahan ketika kembali bertanding. Carrick menginginkan respons yang berbeda dari timnya setelah serangkaian hasil mengecewakan.

"Kami akan menjadi tim berbeda pada Minggu. Kami harus menjadi tim yang berbeda pada Minggu," tuturnya.

Manchester United dijadwalkan menghadapi Bournemouth di Old Trafford, Manchester, Inggris, pada Minggu (25/10/2026). Pertandingan tersebut akan berlangsung pada pukul 21.00 WIB.

Laga melawan Bournemouth menjadi kesempatan bagi skuad Carrick untuk memperlihatkan perubahan performa setelah tujuh pertandingan tanpa kemenangan di semua kompetisi.

Pertandingan ini juga berlangsung ketika perhatian terhadap keputusan taktik dan kemampuan Carrick mengelola tim sedang meningkat.

Dengan kritik yang mencakup intensitas permainan, strategi pressing, serta kebijakan perekrutan pemain, Manchester United menghadapi tuntutan untuk memperbaiki penampilan di lapangan.

Carrick tetap menyatakan keyakinannya kepada para pemain menjelang pertandingan di Old Trafford tersebut.

🔗 Berita Terkait
📰 Update Terbaru