unique visitors counter
⌂ Beranda › News › Kostum Halloween di AS Bergeser ke Karakter Horor dan Mainan Viral
News

Kostum Halloween di AS Bergeser ke Karakter Horor dan Mainan Viral

Deretan kostum Halloween di toko Spirit Halloween
Kostum Halloween di AS Bergeser ke Karakter Horor dan Mainan Viral
A A Ukuran Teks16px

Witches, vampir, dan superhero mungkin tak pernah lekang oleh waktu.

Namun tahun ini, warga Amerika Serikat mencari inspirasi kostum Halloween dari karakter film horor hingga mainan stres yang viral di media sosial.

Pergeseran ini terlihat dari daftar Frightgeist 2026 milik Google yang mencatat tren pencarian kostum Halloween.

Di puncak daftar ada Buddy the Unicorn, karakter dari film horor "Buddy" yang tampak ceria tetapi menyeramkan.

Posisi kedua ditempati NeeDoh, lini mainan stres berwarna-warni yang lembut dan populer di media sosial.

Sementara itu, Nikki, karakter dari film horor "Obsession", menempati urutan ketiga.

Pilihan tren lainnya mencakup Agamemnon dari "The Odyssey", Lily Love Braids dari gim video "Poppy Playtime", dan Verity dari "Minecraft", menurut Google.

Kostum klasik masih diminati anak-anak

Peringkat tersebut mencerminkan lonjakan pencarian online terbesar, bukan kostum paling populer secara keseluruhan. Hal ini menunjukkan cepatnya pengaruh film, gim, dan produk viral terhadap tren kostum Halloween.

Meski begitu, kostum tradisional tetap digemari, terutama di kalangan anak-anak. Witches, superhero, dan putri masih mendominasi rencana kostum menurut National Retail Federation (NRF).

Halloween juga menjadi perayaan yang semakin mahal.

Warga Amerika diperkirakan membelanjakan rekor $13,5 miliar untuk Halloween tahun ini, termasuk $4,4 miliar untuk kostum saja, berdasarkan survei tahunan NRF.

Sekitar 74 persen warga Amerika berencana merayakan Halloween, dan separuhnya memperkirakan akan mengenakan kostum.

Survei tersebut juga menemukan bahwa 47 persen konsumen menggunakan alat kecerdasan buatan untuk membantu belanja Halloween, termasuk mencari ide dan meneliti produk.

Jika kostum klasik tetap populer, pencarian tren tahun ini menunjukkan bahwa inspirasi Halloween datang dari area budaya pop yang tak terduga, termasuk mainan sehari-hari.

🔗 Berita Terkait
📰 Update Terbaru