Jerome Polin akhirnya buka suara setelah disindir dua asisten Raffi Ahmad, Merry dan Mbak Lala. Lewat Instagram Story, ia menulis "Nobody Can Buy My Integrity" — tidak ada yang bisa membeli integritasnya. Dalam unggahan itu, Jerome menyatakan telah mengembalikan donasi karhutla Rp1 miliar karena tidak ingin terlibat dalam persoalan yang sedang ramai, menegaskan dirinya tidak mengambil uang tersebut dan tidak merasa berutang penjelasan kepada siapa pun. Ia juga membagikan ulang unggahan berisi peringatan agar tidak menyentuh orang tua dan keluarganya, karena itu batas yang tidak akan ia diamkan. Ia pun terpantau sudah berhenti mengikuti akun Instagram Raffi Ahmad dan Nagita Slavina.
Sindiran dari kubu asisten bermula dari unggahan Threads Jerome yang menyerukan perlawanan terhadap hoaks tanpa menyebut nama siapa pun — warganet menduganya ditujukan kepada Raffi, yang tengah panen hujatan setelah Deklarasi Sumpah Pemuda 29 Oktober 2026 di kawasan Monas viral, termasuk oleh kabar belum terkonfirmasi tentang mahasiswa gadungan yang dibayar. Raffi telah berklarifikasi bahwa ia hanya diundang dan bukan penyelenggara acara.
Menjawab situasi itu, Merry mengunggah ulang potongan podcast lama Jerome — yang berisi pengakuannya pernah dibantu Raffi dan Nagita hingga dikenal luas — serta komentar netizen tentang sosok yang lupa asal-usul dan mesti lebih bersyukur, asal mula frasa "kacang lupa kulit" dalam pusaran ini. Bersama Merry, Mbak Lala lewat video TikTok menyinggung sosok yang melupakan jasa orang yang mengangkatnya.
Reaksi publik terbelah: aktor Omara Esteghlal menyatakan dukungan kepada Jerome dan mengecam orang yang menjual integritasnya, sementara banyak warganet justru mencibir Merry dan Mbak Lala karena dianggap terlalu jauh ikut campur. Dari Raffi Ahmad sendiri belum ada tanggapan langsung atas saling sindir ini.