Bisnis kendaraan listrik PT TBS Energi Utama Tbk (TOBA) melalui Electrum mencatat pertumbuhan pendapatan 120 persen hingga sembilan bulan pertama 2026.
Pendapatan tersebut mencapai 12,9 juta dollar AS atau sekitar Rp 232,2 miliar, naik dari 5,8 juta dollar AS pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Perbaikan juga terjadi pada profitabilitas dengan laba kotor 1,2 juta dollar AS, berbalik dari rugi kotor 700.000 dollar AS.
Skala Operasional dan Ekspansi Infrastruktur
Pada kuartal III-2026, laba kotor Electrum mencapai 800.000 dollar AS, dua kali lipat dari akumulasi semester I-2026 sebesar 400.000 dollar AS.
Kuartal III-2026 menyumbang sekitar 66,7 persen dari total laba kotor sembilan bulan pertama.
Analis MNC Sekuritas Muhamad Rudy Setiawan menilai peningkatan skala operasional menjadi faktor penting bagi pengembangan ekosistem kendaraan listrik.
Menurutnya, penambahan kendaraan dan jaringan penukaran baterai dapat meningkatkan pemanfaatan infrastruktur serta membuka peluang pendapatan berulang.
Rudy menjelaskan bahwa bisnis kendaraan listrik membutuhkan skala ekonomi agar investasi pada kendaraan, baterai, dan infrastruktur pendukung memberikan pengembalian optimal.
Semakin besar jumlah kendaraan beroperasi dan semakin tinggi pemanfaatan jaringan penukaran baterai, semakin terbuka peluang memperbaiki margin keuntungan.
Hingga September 2026, jumlah motor listrik Electrum yang beroperasi mencapai lebih dari 14.000 unit atau tumbuh 115 persen secara tahunan.
Pengguna Electrum secara kumulatif telah menempuh perjalanan 244 juta kilometer, dengan frekuensi penukaran baterai rata-rata lebih dari 1,8 juta kali setiap bulan.
Perusahaan juga mengoperasikan 701 lokasi battery swapping station (BSS) aktif hingga akhir September 2026, meningkat 85 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Infrastruktur ini memungkinkan pengguna mengganti baterai tanpa menunggu proses pengisian daya, terutama mendukung pengemudi transportasi daring yang beroperasi dalam waktu panjang.
Rudy menilai percepatan pertumbuhan laba kotor pada kuartal III-2026 menjadi sinyal positif bagi prospek bisnis Electrum.
Jika ekspansi kendaraan dan pemanfaatan infrastruktur diikuti peningkatan efisiensi, kontribusi Electrum terhadap profitabilitas TBS berpotensi semakin besar.
Electrum merupakan perusahaan patungan TBS dengan PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) yang mengembangkan ekosistem kendaraan listrik roda dua.
Bisnisnya meliputi penyediaan motor listrik, layanan purnajual, serta infrastruktur penukaran baterai.
Selain kendaraan listrik, bisnis pengelolaan limbah turut memperkuat kontribusi sektor non-batu bara terhadap kinerja TBS.
Selama sembilan bulan pertama 2026, kedua sektor tersebut menyumbang 66 persen terhadap pendapatan konsolidasian dan 71 persen terhadap adjusted EBITDA perusahaan.