unique visitors counter
⌂ Beranda › Sports › Satu Benturan Mengubah Segalanya: Jesus Owono Tutup Kolom Komentar seusai Tragedi De Miguel, Kini Dibayangi Sanksi Federasi dan Jerat Hukum Spanyol
Sports

Satu Benturan Mengubah Segalanya: Jesus Owono Tutup Kolom Komentar seusai Tragedi De Miguel, Kini Dibayangi Sanksi Federasi dan Jerat Hukum Spanyol

Satu Benturan Mengubah Segalanya: Jesus Owono Tutup Kolom Komentar seusai Tragedi De Miguel, Kini Dibayangi Sanksi Federasi dan Jerat Hukum Spanyol
Jesus Owono. (FutbolFantasy)
A A Ukuran Teks16px

Kolom komentar akun media sosial kiper FC Andorra Jesus Owono kini terkunci. Bukan tanpa sebab: sejak benturan fatalnya dengan striker Tenerife Jesús de Miguel di Stadion Heliodoro Rodríguez López — benturan yang membuat De Miguel pingsan di lapangan dan kemudian meninggal dunia — Owono dihujani hinaan, dan sebagian penggemar bahkan menyebutnya pembunuh.

Label itu jauh dari kesimpulan resmi mana pun. Dalam laga tersebut Owono, kiper internasional asal Guinea Khatulistiwa, keluar dari garis gawangnya untuk merebut bola dan menghentikan serangan Tenerife sebelum benturan terjadi, dan ia diusir dari lapangan. Ia disebut sangat terpukul dan terkejut atas kematian De Miguel, dan menurut informasi sejak Senin sore ia berniat menghubungi keluarga sang striker secara pribadi untuk meminta maaf — niat yang belum dinyatakan sudah terlaksana, tanpa satu pun kutipan langsung darinya sejauh ini.

Di luar tekanan publik, ada dua jalur aturan yang kini diperbincangkan. Jalur olahraga merujuk Pasal 102 Kode Disiplin Federasi Sepak Bola Spanyol untuk tindakan kasar terhadap lawan yang menimbulkan cedera atau konsekuensi: ancamannya skorsing empat hingga dua belas pertandingan, dengan besaran akhir bergantung penilaian badan berwenang.

Jalur kedua adalah pidana. Pasal 142 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana Spanyol mengatur pembunuhan karena kelalaian berat dengan ancaman penjara satu hingga empat tahun, serta kelalaian yang kurang serius dengan denda tiga hingga delapan belas bulan. Namun jalur ini tidak otomatis: penegak hukum harus membuktikan kelalaian yang relevan dan hubungan sebab-akibat dengan kematian itu. Belum ada dakwaan, sanksi, ataupun hasil penyelidikan yang diumumkan — semua masih sebatas kerangka aturan yang menunggu penilaian atas fakta.

Sementara itu, kehilangan De Miguel dirasakan mendalam oleh keluarga, rekan setim, dan lingkungan sepak bola Tenerife serta Madrid.

🔗 Berita Terkait
📰 Update Terbaru