unique visitors counter
⌂ Beranda › News › Rupiah Menguat ke Rp18.070 per Dolar AS pada Kamis Pagi, Naik 98 Poin
News

Rupiah Menguat ke Rp18.070 per Dolar AS pada Kamis Pagi, Naik 98 Poin

Rupiah Menguat ke Rp18.070 per Dolar AS pada Kamis Pagi, Naik 98 Poin
Rupiah di Rp 18.138 per Dolar AS, Inflasi dan Investasi Jadi Penopang
A A Ukuran Teks16px

Nilai tukar rupiah dibuka menguat pada Kamis pagi (5/11/2026). Rupiah naik 98 poin atau 0,54 persen ke level Rp18.070 per dolar Amerika Serikat, dari penutupan sebelumnya Rp18.168 per dolar AS.

Penguatan 98 poin ini berarti rupiah membutuhkan lebih sedikit rupiah untuk setiap satu dolar AS dibandingkan sehari sebelumnya. Pergerakan ini tercatat pada pembukaan perdagangan Kamis pagi.

Angka Rp18.070 per dolar AS menjadi sorotan warganet hingga kata kunci "rupiah hari ini" masuk daftar pencarian terpopuler di Indonesia. Banyak masyarakat memantau kurs karena berpengaruh pada harga barang impor, biaya perjalanan ke luar negeri, hingga cicilan dalam mata uang asing.

Dikaitkan dengan pemilu sela AS

Dalam pemberitaan terkait, penguatan rupiah dikaitkan dengan hasil pemilu paruh waktu Amerika Serikat yang dimenangi Partai Demokrat. Sentimen politik di Amerika memang kerap memengaruhi pergerakan dolar AS terhadap mata uang negara lain, termasuk rupiah.

Namun, perlu dicatat bahwa pemberitaan yang memuat angka Rp18.070 ini tidak merinci alasan penguatan rupiah dalam badannya. Kaitan dengan pemilu sela AS muncul pada pemberitaan terkait di halaman yang sama, bukan sebagai penjelasan resmi atas pergerakan kurs pagi ini.

Kurs pagi bukan kurs penutupan

Angka yang ramai diperbincangkan ini adalah kurs pembukaan perdagangan Kamis pagi. Nilai tukar rupiah bisa bergerak naik turun sepanjang hari mengikuti transaksi di pasar valuta asing, sehingga angka penutupan pada sore hari dapat berbeda dari angka pembukaan.

Bagi masyarakat yang membutuhkan dolar AS, misalnya untuk keperluan perjalanan atau pembayaran dalam mata uang asing, pergerakan seperti ini layak dipantau dari waktu ke waktu. Penguatan rupiah pada pagi hari menjadi kabar baik, meski arah pergerakannya sepanjang hari tetap perlu diikuti.

Pemerintah dan Bank Indonesia sendiri selama ini memantau pergerakan rupiah secara berkala. Stabilitas nilai tukar menjadi salah satu perhatian utama karena berpengaruh pada inflasi dan daya beli masyarakat.

🔗 Berita Terkait
📰 Update Terbaru