unique visitors counter
⌂ Beranda › News › AFE Minta Semua Laga Spanyol Ditunda, Pemain Butuh Waktu Berduka
News

AFE Minta Semua Laga Spanyol Ditunda, Pemain Butuh Waktu Berduka

Ilustrasi sepak bola Spanyol berkabung
AFE Minta Semua Laga Spanyol Ditunda, Pemain Butuh Waktu Berduka
A A Ukuran Teks16px

Asosiasi Pemain Sepak Bola Spanyol (AFE) meminta seluruh pertandingan di Spanyol pada pekan ini ditunda.

Permintaan itu muncul setelah Jesus de Miguel meninggal dunia, seperti dilansir Bola.

AFE menyampaikan permintaan tersebut setelah berkomunikasi dengan para pemain dari berbagai kategori dan tingkatan kompetisi.

Hasil konsultasi menunjukkan kesepakatan bahwa kondisi emosional pemain belum mendukung penyelenggaraan pertandingan secara normal.

Menurut AFE, kehilangan De Miguel menimbulkan kesedihan mendalam di kalangan pemain.

Situasi itu membuat aspek kemanusiaan perlu mendapat perhatian lebih besar dibandingkan agenda kompetisi.

"Para pemain menyampaikan kesedihan mendalam atas kehilangan ini dan memahami bahwa keadaan emosional serta kemanusiaan saat ini tidak tepat untuk menjalani kompetisi secara normal," demikian pernyataan AFE.

Penghormatan dan Solidaritas

AFE memandang penghentian sementara pertandingan sebagai bentuk penghormatan yang layak diberikan setelah kabar meninggalnya De Miguel.

Asosiasi itu juga meminta seluruh pihak menunjukkan kepekaan dengan memberikan ruang bagi suasana berkabung.

Dalam pandangan organisasi pemain tersebut, kepentingan olahraga maupun ekonomi tidak seharusnya selalu menjadi prioritas.

Sepak bola dinilai memiliki kesempatan untuk memperlihatkan kepedulian terhadap nilai kemanusiaan ketika menghadapi situasi seperti ini.

"Hal yang paling tepat adalah menangguhkan pertandingan pekan ini," tulis AFE.

AFE mengingatkan bahwa pertandingan bukan satu-satunya hal yang harus dipertimbangkan dalam mengambil keputusan terkait penyelenggaraan kompetisi.

"Ada kalanya kemanusiaan, rasa hormat, dan solidaritas harus didahulukan daripada kompetisi," demikian pernyataan AFE.

Presiden AFE, David Aganzo, turut mendukung permintaan penghentian pertandingan tersebut.

Ia menyampaikan pandangannya ketika berada di Navahermosa bersama delegasi besar asosiasi.

Aganzo menilai pemberian waktu khusus untuk berkabung merupakan penghormatan terbaik bagi pihak yang terdampak oleh kehilangan tersebut.

Menurutnya, kesempatan untuk kembali menjalani pertandingan masih tersedia pada waktu berikutnya.

"Penghormatan terbesar yang bisa kita berikan adalah satu hari berkabung. Masih banyak waktu untuk bertanding," kata Aganzo.

Ia juga berpandangan bahwa sepak bola Spanyol perlu memperlihatkan keteladanan dalam menghadapi persoalan kemanusiaan.

Sikap tersebut dinilai penting ketika para pemain sedang mengalami tekanan emosional akibat peristiwa yang terjadi.

Selain itu, Aganzo mengungkapkan bahwa para pemain merasa sangat terpukul.

Ia mempertanyakan keputusan untuk tetap menyelenggarakan pertandingan, terutama ketika kesehatan mental selama ini menjadi salah satu isu yang dibicarakan dalam dunia sepak bola.

"Kita berbicara tentang kesehatan mental, tetapi ketika harus mengambil keputusan untuk menghentikan ini, sisi komersial industri mulai berperan," ujarnya.

Pernyataan tersebut memperlihatkan keberatan AFE terhadap pertimbangan komersial dalam situasi yang berkaitan dengan kondisi emosional pemain.

Melalui permintaan penundaan, asosiasi ingin agar penghormatan, solidaritas, dan kemanusiaan menjadi pertimbangan utama sebelum kompetisi kembali berlangsung.

🔗 Berita Terkait
📰 Update Terbaru