unique visitors counter
⌂ Beranda News Pramono Soroti Peran Puskesmas Pembantu untuk Warga di RW Kumuh

Pramono Soroti Peran Puskesmas Pembantu untuk Warga di RW Kumuh

Pramono Soroti Peran Puskesmas Pembantu untuk Warga di RW Kumuh
A A Ukuran Teks16px

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo menyoroti peran penting puskesmas pembantu dalam mengatasi persoalan kesehatan di lingkungan RW kumuh.

Hal itu disampaikan Pramono saat mengunjungi Puskesmas Pembantu Meruya Selatan II di Jakarta Barat, Senin (18/5/2026).

>>> Sel Surya Perovskit Transparan Ubah Jendela Jadi Sumber Energi

IN2

“Puskesmas-puskesmas pembantu seperti inilah yang juga nanti akan berperan serta untuk lebih menurunkan lagi persoalan yang ada di RW kumuh di Jakarta,” ujarnya.

Pramono menegaskan bahwa kehadiran fasilitas kesehatan tersebut diharapkan mampu memperbaiki kondisi kesehatan warga di pemukiman padat.

“Karena saya ingin Jakarta semakin baik, semakin bersih,” tambahnya.

in2

Sebelumnya, terdapat 11 kriteria yang digunakan untuk menentukan status kumuh suatu RW.

Kriteria itu meliputi kepadatan penduduk, kepadatan bangunan, konstruksi bangunan tempat tinggal, kondisi ventilasi dan pencahayaan, serta tempat buang air besar.

Kriteria lainnya adalah cara membuang sampah, frekuensi pengangkutan sampah, keadaan saluran air, keadaan jalan lingkungan, penerangan jalan umum, dan tata letak bangunan.

>>> Human Initiative Targetkan 26 Ribu Pekurban pada Qurbanweek 2026

Dengan demikian, puskesmas pembantu dinilai dapat membantu mengatasi masalah kesehatan yang kerap dialami warga di RW kumuh.

Pramono juga mengungkapkan adanya penurunan jumlah RW kumuh di Jakarta.

Berdasarkan data terbaru hasil kolaborasi dengan Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah RW kumuh kini turun menjadi 211 dari 445 RW pada 2017.

“Penurunannya kurang lebih 52,58 persen,” jelas Pramono.

Ia pun menginstruksikan jajarannya untuk mendalami hasil pendataan tersebut. Tujuannya agar kehidupan masyarakat Jakarta semakin membaik.

>>> Daftar Lengkap Roster Timnas Esports Indonesia untuk Asian Games 2026

“Walaupun nanti ada 1.900 yang sebelumnya dianggap sudah tidak kumuh, tetapi saya juga setuju untuk lebih diperdalam,” kata Pramono.

E
Tim Redaksi
Penulis: Eko Yulianto
📰 Update Terbaru