TNI Angkatan Udara memastikan pembangunan fasilitas pendukung untuk pesawat tempur Rafale terus berjalan. Proyek ini berlangsung di Lanud Roesmin Nurjadin, Pekanbaru, Riau.
Komandan Skadron 12 Letkol Pnb Binggi "Rayden" Nobel menyatakan pembangunan infrastruktur tersebut masih berlangsung. Fasilitas itu mencakup hanggar, tempat perawatan mesin, dan alat-alat teknis pesawat.
>>> Fokus Jadi Kunci Shai Gilgeous-Alexander Kembali Raih MVP NBA
Pembangunan dilakukan untuk memfasilitasi operasional pesawat tempur Rafale yang akan terus bertambah. Targetnya, TNI AU akan memiliki 42 unit pesawat Rafale.
Beberapa fasilitas pendukung di Riau sudah beroperasi. Infrastruktur yang ada digunakan untuk mendukung pesawat Rafale yang telah tiba di Indonesia.
"Sambil berjalan, bangunan dan fasilitas yang ada sesuai kalender pembangunan tetap berjalan sesuai jadwal," kata Binggi.
>>> Sambut Hari Museum Internasional, Museum di China Ramai Dikunjungi
Binggi belum bisa memastikan kapan pembangunan selesai. Namun, dia yakin fasilitas yang dibangun sesuai standar dan berkualitas.
TNI AU memiliki tiga skuadron khusus untuk Rafale. Salah satunya adalah Skadron 12 di Lanud Roesmin Nurjadin.
>>> Waspadai Gelombang Tinggi di Perairan Sumut pada 19-22 Mei 2026
Hingga kini, Skadron 12 telah menampung enam pesawat tempur Rafale dan delapan pilot. Jumlah pilot dan pesawat di skadron tersebut akan terus bertambah ke depan.