Shai Gilgeous-Alexander kembali dinobatkan sebagai Most Valuable Player (MVP) NBA untuk musim 2025/2026. Ini menjadi gelar kedua secara beruntun bagi bintang Oklahoma City Thunder tersebut.
Pemain asal Kanada itu mengatakan fokus menjadi faktor utama di balik kesuksesannya. Ia berusaha menyingkirkan emosi dan tetap konsentrasi pada hal terpenting di depannya.
>>> Sambut Hari Museum Internasional, Museum di China Ramai Dikunjungi
Gilgeous-Alexander menjadi pemain ke-18 dalam sejarah NBA yang mengoleksi minimal dua trofi MVP. Ia juga pemain ke-14 yang mampu memenangkannya secara berturut-turut.
Pelatih Thunder Mark Daigneault memuji karakter sang pemain yang tidak pernah berubah. Menurutnya, Gilgeous-Alexander terus mengasah detail kemampuan dan kepemimpinannya.
Keberhasilan ini memperpanjang dominasi pemain internasional di ajang MVP NBA. Gelar MVP telah dimenangi pemain luar Amerika Serikat selama delapan musim beruntun sejak 2019.
Tiga posisi teratas pemungutan suara MVP musim ini juga dikuasai pemain asing.
Nikola Jokic (Serbia) dari Denver Nuggets dan Victor Wembanyama (Prancis) dari San Antonio Spurs menjadi finalis lainnya.
>>> Waspadai Gelombang Tinggi di Perairan Sumut pada 19-22 Mei 2026
Ini merupakan gelar individu kedua Gilgeous-Alexander pada musim 2025/2026. Sebelumnya, ia juga terpilih sebagai Clutch Player of the Year NBA.
Pemain dengan rata-rata 31,1 poin per gim itu dijadwalkan menerima trofi MVP dari Komisioner NBA Adam Silver.
Acara tersebut akan berlangsung sebelum laga pertama Final Wilayah Barat melawan San Antonio Spurs.
Gilgeous-Alexander dikenal selalu tenang dan menjaga ketajaman berpikirnya saat mengambil keputusan krusial di lapangan.
>>> Polri Ungkap Sindikat Narkoba Gang Langgar dengan Peran 'Sniper'
Pelatih Thunder Mark Daigneault menyatakan bahwa karakter dasar sang pemain tidak pernah berubah, melainkan terus mengasah detail kemampuan dan kepemimpinannya seiring waktu.