unique visitors counter
⌂ Beranda News Kemensos Salurkan Bansos PKH dan BPNT Tahap Dua Mei 2026

Kemensos Salurkan Bansos PKH dan BPNT Tahap Dua Mei 2026

Kemensos Salurkan Bansos PKH dan BPNT Tahap Dua Mei 2026
Penyaluran bansos PKH dan BPNT oleh Kemensos
A A Ukuran Teks16px

Kementerian Sosial (Kemensos) mulai menyalurkan bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) tahap kedua periode April hingga Juni 2026.

Penyaluran dilakukan di berbagai daerah sejak Mei 2026.

>>> Trump Batalkan Serangan ke Iran Demi Negosiasi Serius

IN2

Penyaluran bansos ini menggunakan basis Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) yang diperbarui setiap tanggal 10. Hal ini bertujuan memastikan ketepatan sasaran penerima manfaat.

Penambahan 475.821 KPM Baru

Menteri Sosial Saifullah Yusuf, yang akrab disapa Gus Ipul, mengungkapkan jumlah keluarga penerima manfaat (KPM) pada triwulan kedua ini mengalami penambahan signifikan.

"Setiap triwulan pasti ada perubahan-perubahan penerima manfaat.

in2

Untuk triwulan kedua ini, ada lebih dari 470.000 KPM baru yang mendapatkan bantuan," ujarnya dalam keterangan resmi, Selasa (19/5/2026).

Pemerintah menetapkan sebanyak 475.821 KPM baru hasil verifikasi berjenjang dari tingkat desa hingga dinas sosial. Mereka menggantikan penerima lama yang sudah tidak memenuhi kriteria.

"Sebanyak 475.821 KPM baru yang diusulkan melalui desa/kelurahan/dinsos dan aplikasi cek bansos ditetapkan sebagai penerima bansos triwulan II," tulis akun resmi Pusat Data dan Informasi Kesejahteraan Sosial, Rabu (6/5/2026).

Penetapan penerima didasarkan pada pengelompokan desil kesejahteraan masyarakat. Pemerintah memprioritaskan masyarakat yang masuk dalam kelompok desil 1 hingga desil 4.

Gus Ipul memaparkan bahwa perubahan data penerima bantuan merupakan hal lumrah karena proses pemutakhiran data berkala. "Oleh karena itu, ada pasti perubahan-perubahan KPM.

>>> Trump Batalkan Serangan ke Iran Atas Permintaan Sekutu Teluk

Meskipun sebagian besar masih tetap pada KPM-KPM yang sudah menerima sebelumnya," jelasnya.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik, terdapat 11.014 penerima bantuan yang dicoret dari daftar.

Alasan pencoretan meliputi kondisi ekonomi membaik, meninggal dunia, atau terdata sebagai ASN, TNI, dan Polri.

Penyaluran dana bansos dilakukan melalui jaringan bank Himpunan Bank Negara (Himbara) seperti BRI, BNI, Mandiri, BTN, dan BSI.

Untuk wilayah terpencil dan kelompok rentan, penyaluran dilakukan melalui PT Pos Indonesia.

Selain program Kemensos, pemerintah desa juga mulai mencairkan BLT Dana Desa tahap kedua. Penyaluran ini bersamaan dengan dana Program Indonesia Pintar (PIP) termin kedua tahun 2026.

Penyaluran bansos ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk memperkuat jaring pengaman sosial bagi masyarakat kurang mampu.

>>> Musk Kalah Gugatan terhadap OpenAI, Juri Nyatakan Terlambat

Dengan adanya penambahan KPM baru, diharapkan lebih banyak keluarga yang terbantu dalam memenuhi kebutuhan dasar mereka.

M
Tim Redaksi
Penulis: Maria Renata
📰 Update Terbaru