unique visitors counter
⌂ Beranda News Kuba Peringatkan 'Pertumpahan Darah' Jika AS Menyerang, Washington Tambah Sanksi

Kuba Peringatkan 'Pertumpahan Darah' Jika AS Menyerang, Washington Tambah Sanksi

Kuba Peringatkan 'Pertumpahan Darah' Jika AS Menyerang, Washington Tambah Sanksi
Bendera Kuba dengan latar belakang tegang
A A Ukuran Teks16px

AS juga mengancam akan memberlakukan tarif terhadap negara lain yang mencoba menutupi kekurangan tersebut.

Blokade minyak Trump telah memperburuk krisis kemanusiaan dan energi yang parah di Kuba, ditandai dengan pemadaman listrik yang semakin sering terjadi.

Pemerintah Kuba menuduh Washington berusaha menciptakan dalih untuk intervensi militer setelah terlebih dahulu berusaha "mencekik" ekonomi Kuba dengan blokade bahan bakar.

IN2

Laporan Axios muncul beberapa hari setelah Direktur CIA John Ratcliffe mengunjungi Havana untuk negosiasi.

Laporan itu juga muncul di tengah pemberitaan media AS bahwa pemerintahan Trump berusaha mendakwa Raul Castro, saudara laki-laki pemimpin revolusioner Fidel Castro yang berusia 94 tahun, sebagai bagian dari kampanye tekanan.

Havana mengatakan blokade minyak telah menyebabkan negara itu kehabisan solar dan minyak bahan bakar yang dibutuhkan untuk menggerakkan generator yang melengkapi produksi listrik dari pembangkit listrik yang sudah usang.

in2

Pada Senin, Kuba menerima kiriman bantuan kemanusiaan baru dari Meksiko, yang kelima kalinya sejak Februari.

Berbeda dengan kiriman sebelumnya yang dibawa oleh angkatan laut Meksiko, bantuan kali ini diangkut oleh kapal dagang berbendera Panama.

Kapal tersebut membawa 1.700 ton bantuan.

Menteri Industri Pangan Kuba, Alberto Lopez, mengatakan bantuan itu termasuk susu bubuk dan kacang-kacangan untuk anak-anak dan lansia.

Dalam wawancara dengan AFP di New York, Duta Besar Kuba untuk PBB, Ernesto Soberon Guzman, menegaskan bahwa jika ada yang mencoba menginvasi Kuba, Kuba akan melawan.

>>> Kementerian UMKM Minta Warga Waspadai Tautan Palsu Pendaftaran Bantuan

Ia mengingatkan bahwa pada tahun 1960-an, AS pernah mencoba menginvasi Kuba dan dikalahkan. Meskipun situasi saat ini berbeda, tekad rakyat Kuba tidak berubah.

E
Tim Redaksi
Penulis: Eko Yulianto
📰 Update Terbaru