unique visitors counter
⌂ Beranda News Putin Tiba di Beijing, Perkuat Kemitraan di Tengah Upaya China Jaga Stabilitas dengan AS

Putin Tiba di Beijing, Perkuat Kemitraan di Tengah Upaya China Jaga Stabilitas dengan AS

Putin Tiba di Beijing, Perkuat Kemitraan di Tengah Upaya China Jaga Stabilitas dengan AS
Presiden Rusia Vladimir Putin tiba di Beijing, disambut Menteri Luar Negeri China Wang Yi
A A Ukuran Teks16px

China telah menjadi mitra dagang teratas Rusia setelah dimulainya perang di Ukraina, dan merupakan pelanggan utama minyak dan gas Rusia.

Moskow memperkirakan perang di Iran akan meningkatkan permintaan. China juga mengabaikan tuntutan Barat untuk berhenti memasok komponen berteknologi tinggi untuk industri senjata Rusia.

Ushakov mengatakan ekspor minyak Rusia ke China tumbuh 35% pada kuartal pertama 2026 dan Rusia adalah salah satu eksportir gas alam terbesar ke China.

IN2

Selama "krisis di Timur Tengah", Rusia tetap menjadi pemasok energi yang andal dan China adalah "konsumen yang bertanggung jawab", kata Ushakov.

Putin mencatat awal bulan ini bahwa Moskow dan Beijing telah mencapai "langkah maju yang sangat substansial dalam kerja sama kami di sektor minyak dan gas."

"Hampir semua isu kunci telah disepakati," katanya. "Jika kami berhasil menyelesaikan detail ini dan menyelesaikannya selama kunjungan ini, saya akan sangat senang."

in2

Putin juga memuji hubungan bilateral mereka sebagai kekuatan penyeimbang yang penting dalam hubungan internasional.

"Interaksi antara negara-negara seperti China dan Rusia tidak diragukan lagi berfungsi sebagai faktor pencegahan dan stabilitas," katanya.

Moskow menyambut baik dialog China dengan AS sebagai elemen stabilisasi lain bagi ekonomi global, tambah Putin.

"Kami hanya akan diuntungkan dari stabilitas dan keterlibatan konstruktif antara AS dan China," katanya.

Putin menyebut hubungan bilateral sebagai kekuatan penyeimbang yang penting dalam hubungan internasional.

"Interaksi antara negara-negara seperti China dan Rusia tidak diragukan lagi berfungsi sebagai faktor pencegahan dan stabilitas," katanya.

Moskow menyambut baik dialog China dengan AS sebagai elemen stabilisasi lain bagi ekonomi global, tambah Putin.

>>> Billie Jean King Raih Gelar Sarjana di Usia 82 Tahun

"Kami hanya akan diuntungkan dari stabilitas dan keterlibatan konstruktif antara AS dan China," katanya.

M
Tim Redaksi
Penulis: Maria Renata
📰 Update Terbaru