Tiga bintang Hollywood, Michael Fassbender, Alicia Vikander, dan Taylor Russell, memerankan alien yang dihasilkan komputer dalam film fiksi ilmiah Korea "Hope" garapan sutradara Na Hong-jin.
Mereka mengungkapkan alasan di balik keputusan tersebut dalam konferensi pers di Festival Film Cannes ke-79, Senin.
>>> Mark Ruffalo Ngaku Masuk Blacklist Paramount Gegara Tolak Merger
Fassbender bercanda bahwa ia bergabung karena istrinya, Vikander, menyuruhnya. Namun, ia juga memuji gaya penyutradaraan Na yang tidak terduga.
"Yang menarik dari pembuatan film sutradara Na adalah Anda tidak tahu apa yang akan terjadi selanjutnya," kata Fassbender.
Ia menambahkan bahwa perasaan tidak terduga itu langka dalam pengalaman sinematik. "Saya pikir dia adalah ahlinya," ujarnya.
Ketertarikan pada Sinema Asia
Vikander mengaku tertarik pada sinema Asia sejak 2010, saat ia pertama kali menghadiri Festival Film Internasional Busan.
"Saya jatuh cinta dengan sinema Asia," katanya.
Ia kemudian menonton film-film Na Hong-jin seperti "The Chaser", "The Yellow Sea", dan "The Wailing", serta aktif mencari kesempatan untuk bekerja sama.
Russell, yang dikenal lewat waralaba "Escape Room", juga memiliki alasan serupa.
"Impiannya adalah bisa bekerja dalam bahasa dan struktur film yang berbeda," ujarnya. Ia menilai film Korea sering mengeksplorasi tema yang sulit dibayangkan Hollywood.
"Saya rasa tidak ada orang di Barat yang memikirkan konsep yang keluar dari Korea saat ini. Terlalu bebas bagi mereka untuk memikirkannya," tambah Russell.
Tantangan Memerankan Alien CGI
Wajah para aktor Hollywood tidak muncul di layar. Mereka memerankan alien CGI yang dihidupkan melalui motion dan facial capture.
Film ini menyembunyikan asal-usul alien hingga klimaks, dan para aktor berdialog dalam bahasa alien buatan.