Ia menambahkan, "Setiap kali kami bilang sirkulasi darah terputus dan tangan mati rasa, mereka tidak menunjukkan belas kasihan.
Saya tidak punya kata-kata untuk menggambarkan kebrutalan dan kekejaman orang-orang ini."
Israel membantah tuduhan penganiayaan. Juru bicara Dinas Penjara Israel, Zivan Freidin, menyebut tuduhan itu "palsu dan sama sekali tidak berdasar".
Sekitar 420 aktivis telah dideportasi ke Turki pada Kamis, banyak yang mengenakan pakaian abu-abu dan kaffiyeh Arab. Mereka tiba di Istanbul, Athena, dan kota-kota Eropa lainnya.
Insiden ini memicu kemarahan global.
Menteri Keamanan Israel Itamar Ben-Gvir, yang dikenal karena pandangan ekstremnya, sebelumnya memicu kecaman setelah mempromosikan video dirinya mengejek aktivis flotila yang ditahan.
Sejumlah pemimpin asing mengecam perlakuan terhadap tahanan dan beberapa negara memanggil duta besar Israel untuk menyampaikan keprihatinan.
Menteri Keamanan Israel Itamar Ben-Gvir, yang telah mendorong deportasi lawan politik dan dilarang dari dinas militer wajib karena pandangan ekstremnya, memicu kemarahan global setelah mempromosikan video dirinya mengejek aktivis dari flotila ke Gaza yang ditahan oleh pasukan polisinya.
Para pemimpin asing mengecam perlakuan di depan kamera terhadap para tahanan dan beberapa negara memanggil utusan Israel untuk menyampaikan keprihatinan mereka.
>>> Cara Cek Nama Penerima Bansos PKH dan BPNT 2026 Secara Online
Israel membantah penganiayaan. Tuduhan itu “palsu dan sama sekali tidak berdasar,” kata Zivan Freidin, juru bicara Dinas Penjara Israel.
