Investigasi tersebut mencakup kapasitas industri berlebih di China dan 15 mitra dagang lainnya, serta penegakan larangan kerja paksa di 60 negara.
USTR juga membuka investigasi baru pada Jumat lalu terhadap praktik kekayaan intelektual Vietnam.
Mengenai temuan Brasil, USTR mengatakan tarif 25 persen yang diusulkan tidak akan berlaku untuk impor Brasil yang sudah dikenai tarif terkait keamanan nasional berdasarkan Section 232.
Ini termasuk tarif 50 persen untuk baja, aluminium, dan tembaga, serta tarif 25 persen untuk produk jadi dari logam tersebut, kendaraan bermotor, dan suku cadang mobil.
Produk yang dikecualikan dari tarif 25 persen yang diusulkan juga mencakup banyak buah dan kacang-kacangan, minyak mentah dan produk minyak bumi, senyawa farmasi, bahan kimia organik, dan pupuk.
>>> Serangan Rusia ke Kyiv Tewaskan 3 Orang, Warga Terjebak di Bangunan Rusak
Selain daging sapi, kopi, logam tanah jarang, bijih logam tertentu, dan pesawat serta suku cadang pesawat Brasil.