unique visitors counter
⌂ Beranda News Kuwait Tuduh Iran Serang Bandara dengan Drone, Satu Tewas

Kuwait Tuduh Iran Serang Bandara dengan Drone, Satu Tewas

Kuwait Tuduh Iran Serang Bandara dengan Drone, Satu Tewas
Bandara Internasional Kuwait rusak akibat serangan drone
A A Ukuran Teks16px

Drone Iran dilaporkan menghantam terminal penumpang Bandara Internasional Kuwait pada Rabu, menewaskan satu orang dan melukai puluhan lainnya.

Serangan ini memicu ketegangan baru di tengah upaya memperpanjang gencatan senjata yang rapuh.

>>> Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar Dorong Percepatan Pengembangan Obat dan Vaksin

IN2

Kementerian Pertahanan Kuwait, melalui Juru Bicara Brigjen Saud Abdulaziz Al-Otaibi, menyatakan sejumlah drone musuh menargetkan gedung terminal.

Bandara baru dibuka kembali pada Senin setelah ditutup berbulan-bulan akibat perang yang dimulai 28 Februari lalu.

Korban tewas merupakan warga negara India, demikian konfirmasi Kedutaan Besar India di Kuwait.

in2

Otoritas setempat melaporkan 63 orang terluka, termasuk penumpang dan pekerja, beberapa di antaranya mengalami luka serius.

Iran Membantah, AS dan Kuwait Bersikukuh

Pasukan Garda Revolusi Iran membantah menembaki bandara. Mereka mengklaim tanpa bukti bahwa terminal rusak akibat intersepsi buatan AS yang gagal mengenai misil Iran.

Komando Pusat AS menyebut klaim itu palsu.

Dalam pernyataan di X, mereka menegaskan drone Iran melakukan "serangan yang disengaja, diperhitungkan, dan tidak beralasan" terhadap bandara.

Rekaman pengawasan yang dirilis otoritas penerbangan Kuwait menunjukkan drone berbentuk delta sayap segitiga menabrak terminal.

Drone semacam itu, termasuk Shahed, telah lama digunakan Iran dan juga dipakai Rusia di Ukraina.

Foto lain dari lokasi memperlihatkan seorang tentara Kuwait membawa mesin pesawat kecil yang konsisten dengan mesin drone Iran.

Kementerian Pertahanan Kuwait mengaku telah menghancurkan lebih dari selusin misil dan sejumlah drone Iran.

Bandara sebagian dibuka kembali kemudian, dengan penerbangan Kuwait Airways dialihkan ke terminal lain. Tidak ada penerbangan lain yang beroperasi.

Kementerian Luar Negeri Kuwait menyatakan tidak akan "menerima atau mentolerir" serangan tersebut dan mengusir dua diplomat Iran. Pengusiran diplomat merupakan cara yang lazim untuk menunjukkan kemarahan internasional.

D
Tim Redaksi
Penulis: Dwi Andini
📰 Update Terbaru