unique visitors counter
⌂ Beranda Lifestyle Lokakarya Kerajinan Tradisional Gratis di Seoul Dibuka untuk Pendaftaran

Lokakarya Kerajinan Tradisional Gratis di Seoul Dibuka untuk Pendaftaran

Lokakarya Kerajinan Tradisional Gratis di Seoul Dibuka untuk Pendaftaran
Lokakarya kerajinan tradisional Korea di Seoul
A A Ukuran Teks16px

Yayasan Warisan Korea (Korea Heritage Service Foundation) akan menggelar serangkaian program budaya tradisional gratis mulai pertengahan Juni.

Program ini memberikan kesempatan langka bagi masyarakat untuk bekerja bersama pengrajin ahli.

>>> 26 Restoran di Busan Sajikan Menu Edisi Terbatas Sambut Konser BTS

IN2

Acara berlangsung di Pusat Warisan Budaya Takbenda Nasional di Distrik Gangnam, Seoul selatan, dari 12 hingga 30 Juni.

Program dibagi menjadi dua jalur: lokakarya kerajinan imersif dan tur pertunjukan edukatif untuk pelajar.

Lokakarya Gong-DREAM

Seri lokakarya Gong-DREAM diadakan setiap Jumat dan Sabtu dari 12 hingga 27 Juni. Peserta dapat menerjemahkan inspirasi galeri menjadi benda buatan tangan.

in2

Maestro bersertifikat Warisan Budaya Takbenda Nasional Korea dan murid-muridnya akan memimpin sepuluh sesi khusus. Nam Kyung-suk, pengukir logam, akan memandu pembuatan peta konstelasi berbingkai.

Lee Jong-min, seniman tatahan tanduk sapi, akan mengadakan sesi pembuatan suncatcher dari tanduk sapi yang diwarnai. Shin Myeong-ok, murid seni jahit tradisional, akan memimpin pembuatan gantungan kunci mini.

Partisipasi gratis sepenuhnya, tetapi tempat terbatas dan dialokasikan berdasarkan urutan pendaftaran melalui Naver Booking. Pendaftaran gelombang pertama dibuka Selasa lalu, dan gelombang kedua dimulai pada 18 Juni.

>>> BTS The City di Busan Jadi Pemicu Redistribusi Wisatawan ke Seluruh Korea

Tur Gonggam untuk Pelajar

Dalam inisiatif bersama dengan Kantor Pendidikan Distrik Gangnam-Seocho Seoul, lembaga ini juga akan menyelenggarakan Tur Gonggam pada 23, 24, dan 30 Juni.

Program ini membawa warisan budaya langsung ke sekolah-sekolah di Distrik Gangnam, memungkinkan siswa berinteraksi langsung dengan seni pertunjukan tradisional.

Tur akan fokus pada tiga aset regional utama: tari topeng Bongsan, tari topeng Gangryeong, dan tari bangau dan teratai.

Seorang pejabat yayasan mengatakan program ini dirancang untuk menenun kerajinan tradisional ke dalam kehidupan sehari-hari dan memberikan kesempatan penting bagi generasi muda untuk merasakan warisan Korea.

Detail dan jadwal lengkap tersedia di situs web resmi Badan Warisan Nasional (www. kh.

>>> Korea Selatan Akan Gelar Festival Budaya di Meksiko Saat Piala Dunia 2026

or. kr).

D
Tim Redaksi
Penulis: Dwi Andini
📰 Update Terbaru