unique visitors counter
⌂ Beranda Lifestyle [K-LIT REVIEW] 'If We Cannot Go at the Speed of Light': Fiksi Ilmiah yang Menyentuh Hati

[K-LIT REVIEW] 'If We Cannot Go at the Speed of Light': Fiksi Ilmiah yang Menyentuh Hati

[K-LIT REVIEW] 'If We Cannot Go at the Speed of Light': Fiksi Ilmiah yang Menyentuh Hati
Sampul buku If We Cannot Go at the Speed of Light karya Kim Choyeop
A A Ukuran Teks16px
alt mid

Meskipun buku ini diterbitkan tujuh tahun lalu, cerita-ceritanya tetap relevan.

Dalam 'The Materiality of Emotions', sebuah perusahaan misterius menciptakan produk yang bisa membuat orang merasakan emosi tertentu secara instan.

Kim menulis, 'Apakah alasan kita mengonsumsi sesuatu hanya karena kita menginginkan perasaan yang menyertainya? Bukankah manusia pada dasarnya mengejar penciptaan makna?'

alt mid

Pertanyaan ini mengingatkan pada fenomena toko gacha yang menjamur di Seoul, yang mengandalkan lonjakan dopamin dari antisipasi dan kejutan.

Juga, tren gantungan tas yang digemari anak sekolah dan pekerja dewasa menghubungkan pertanyaan Kim dengan fenomena yang memikat dan membingungkan.

Keunggulan lain dari buku ini adalah tidak ada satu pun dari tujuh cerpen yang membosankan.

alt mid

Setiap cerita memacu imajinasi dan mengirim pikiran pembaca ke jalur yang belum pernah dijelajahi sebelumnya.

'If We Cannot Go at the Speed of Light' tersedia di dbbooks. co.

>>> Everland Hadirkan Festival Sepak Bola dan Taco untuk Pengunjung Musim Panas

kr.

alt under
R
Tim Redaksi
Penulis: Retno Widyawati
alt mid
📰 Update Terbaru