Paus Leo XIV meninggalkan Vatikan pada Sabtu (7/6) untuk kunjungan seminggu ke Spanyol. Ini adalah kunjungan pertamanya ke negara Uni Eropa di luar Italia.
Dalam perjalanan 6-12 Juni ini, ia akan meresmikan menara baru di Basilika Sagrada Familia di Barcelona. Ia juga dijadwalkan mengunjungi Madrid, Biara Montserrat, dan Kepulauan Canary.
>>> Iran Minta Presiden Lebanon Selamatkan Negara dari Musuh Sebenarnya
Paus Leo dikritik oleh Presiden AS Donald Trump karena sikapnya terhadap imigrasi. Di Kepulauan Canary, ia akan bertemu dengan para migran dan organisasi yang membantu mereka.
Direktur Kantor Pers Vatikan, Matteo Bruni, mengatakan situasi migran sangat dekat di hati Paus. "Mereka adalah manusia, dan kisah mereka harus menyentuh kita," ujarnya.
Pidato dan Agenda
Paus dijadwalkan menyampaikan lebih dari 20 pidato selama kunjungan. Ia akan menjadi paus pertama yang berpidato di parlemen Spanyol.
Bruni menyatakan Paus kemungkinan akan mengecam perang di dunia dan mendorong dialog untuk mengatasi polarisasi politik dan sosial.
Paus Leo menghabiskan puluhan tahun sebagai misionaris dan uskup di Peru sebelum menjadi paus pada Mei lalu. Ia akan berbicara dalam bahasa Spanyol selama sebagian besar perjalanan.
>>> Pemerintah Salurkan Dana PIP 2026 Termin 2 Secara Bertahap
Saat bertemu migran di Tenerife, ia diperkirakan akan berbicara dalam bahasa Prancis karena banyak migran berasal dari Afrika berbahasa Prancis.
Pemerintah Spanyol di bawah Perdana Menteri Pedro Sanchez telah membuka program amnesti massal bagi imigran. Sekitar 500.000 imigran diperkirakan bisa mengajukan status legal.
Menurut LSM Caminando Fronteras, lebih dari 3.000 orang meninggal pada 2025 saat mencoba mencapai Kepulauan Canary dengan perahu darurat.
Sanchez dipuji di luar negeri karena mengkritik Trump, tetapi di dalam negeri ia mendapat tekanan akibat tuduhan korupsi terhadap partainya.
Setelah tiba di Madrid, Paus akan bertemu Raja Felipe dan Ratu Letizia di Istana Kerajaan. Ia juga akan berbicara di hadapan para diplomat dan pemimpin sipil.
>>> Gugatan Diajukan untuk Hentikan Deportasi AS ke Guinea Ekuatorial
Pada hari yang sama, ia akan bertemu kaum muda di alun-alun luar Stadion Santiago Bernabéu, markas klub sepak bola Real Madrid, dan mengunjungi lembaga amal Katolik untuk tunawisma.