Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung bersama para pemimpin Uni Eropa (UE) pada Rabu (11/6) mengecam keras kerja sama militer antara Korea Utara dan Rusia.
Mereka menyebut kerja sama itu ilegal dan menjadi faktor yang memungkinkan Rusia melanjutkan perangnya di Ukraina.
Kecaman tersebut tertuang dalam pernyataan bersama yang diadopsi dalam KTT antara Lee dengan Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen dan Presiden Dewan Eropa Antonio Costa di Brussels.
Kedua pihak mengecam bantuan dari pihak ketiga, terutama Korea Utara, yang dinilai memungkinkan Rusia melanjutkan agresinya terhadap Ukraina.
Hal ini tercantum dalam pernyataan bersama versi Korea yang disediakan oleh kantor kepresidenan Korea Selatan.
"(Kami) dengan tegas mengutuk kerja sama militer ilegal antara Rusia dan Korea Utara," bunyi pernyataan bersama tersebut.
Para pemimpin menyerukan Pyongyang dan Moskow untuk menghentikan semua aktivitas terkait dan mematuhi resolusi Dewan Keamanan PBB.
Mereka juga menyatakan "keprihatinan serius" atas program nuklir dan rudal Korea Utara.