Pemerintah Amerika Serikat telah menyetujui penjualan potensial puluhan rudal udara-ke-udara AMRAAM ke Korea Selatan. Departemen Luar Negeri AS mengumumkan keputusan tersebut pada Rabu waktu setempat.
Penjualan ini merupakan bagian dari program Foreign Military Sale (FMS) antar pemerintah. Nilai penjualan diperkirakan mencapai $292 juta atau sekitar Rp4,7 triliun.
>>> Trump Ancam Serangan Baru ke Iran, Tuduh Negosiator 'Mempermainkan' AS
Detail Pengadaan Rudal
Korea Selatan mengajukan permintaan pembelian 70 rudal AIM-120C-8 Advanced Medium Range Air-to-Air Missiles (AMRAAM). Selain itu, juga dua bagian pemandu AIM-120C-8 AMRAAM.
Permintaan tersebut mencakup peralatan pendukung seperti kontainer AMRAAM, bagian kendali, dan perlengkapan pendukung lainnya. Kontraktor utama untuk pengadaan ini adalah RTX Corporation yang berbasis di Arlington, Virginia.
>>> IPO SpaceX yang Tak Lazim Picu Antusiasme dan Kekhawatiran di Wall Street
Departemen Luar Negeri menyatakan bahwa penjualan ini akan meningkatkan kemampuan Korea Selatan menghadapi ancaman saat ini dan masa depan.
Langkah ini juga memperluas kapasitas pertahanan udara serta memastikan interoperabilitas dengan pasukan AS.
>>> AS dan Jepang Tegaskan Komitmen Denuklirisasi Penuh Korea Utara
Proses penjualan masih memerlukan pemberitahuan dan peninjauan dari Kongres AS. Sebelumnya, pekan lalu AS juga menyetujui penjualan bom presisi JDAM ke Korea Selatan senilai $106 juta.