Jika ingin buah, makan buah utuh lebih baik daripada minum jus buah atau smoothie.
Jangan Terobsesi dengan Timbangan
Sebelum liburan, banyak orang terpaku pada angka timbangan.
Namun, berat badan bisa berfluktuasi setiap hari karena asupan makanan, hidrasi, kelelahan otot akibat olahraga, dan siklus menstruasi pada wanita.
Untuk itu, membaca timbangan saja tidak memberikan gambaran lengkap tentang kemajuan fisik.
Saat mengelola berat badan dalam waktu sekitar sebulan, memeriksa baseline 'eye-body' bersamaan dengan timbangan bisa sangat efektif.
>>> Festival Musik Tradisional Seoul Digelar di Han River untuk Pertama Kalinya
'Eye-body' mengacu pada pengamatan perubahan fisik di cermin dan menilai bagaimana pakaian pas.
Untuk pelacakan akurat, berdirilah di depan cermin dengan pakaian serupa setiap pagi setelah ke kamar mandi.
Mendokumentasikannya dengan foto sekali atau dua kali seminggu memungkinkan perbandingan kemajuan nyata. Konsep ini berguna karena bentuk tubuh dapat berubah meskipun berat badan tetap sama.
Lemak menempati volume lebih besar daripada otot, sehingga dua orang dengan berat identik bisa tampak sangat berbeda.
Meskipun timbangan hampir tidak bergerak, lingkar pinggang yang lebih ramping, pakaian yang lebih longgar, atau perubahan kontur lengan dan kaki dapat menunjukkan perbaikan komposisi tubuh.
Mengukur lingkar pinggang juga membantu memantau lemak perut.
Menurut pedoman kesehatan nasional Korea, obesitas abdominal umumnya didefinisikan sebagai lingkar pinggang 90 cm atau lebih untuk pria dan 85 cm atau lebih untuk wanita.
Untuk mengukur dengan benar, berdiri dengan kaki selebar 25–30 cm, buang napas normal, dan letakkan pita pengukur di tengah antara tulang rusuk terendah dan puncak tulang pinggul.