Militer Israel mengumumkan pada Minggu bahwa mereka melancarkan serangan di Beirut yang menargetkan infrastruktur Hizbullah. Asap terlihat membubung di atas ibu kota Lebanon tersebut.
Kantor Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan serangan itu sebagai respons atas serangan Hizbullah di Israel utara.
>>> AS dan Iran Semakin Dekat dengan Kesepakatan, Waktu Penandatanganan Masih Belum Jelas
Serangan terakhir Israel di pinggiran Beirut terjadi sepekan lalu, yang kemudian dibalas Iran dengan serangan ke Israel.
Negosiasi AS-Iran Mendekati Kesepakatan
Iran dan AS semakin dekat dengan kesepakatan untuk mengakhiri perang. Mediator Qatar melakukan perjalanan ke Teheran pada Minggu untuk memfinalisasi perjanjian tersebut, menurut dua pejabat regional.
Para pejabat yang berbicara dengan syarat anonim menyatakan optimisme hati-hati bahwa AS dan Iran akhirnya mendekati kesepakatan.
Kesepakatan itu diharapkan dapat menghentikan permusuhan yang telah menewaskan ribuan orang dan membuka kembali Selat Hormuz.
Presiden AS Donald Trump dan Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif pada Sabtu mengatakan kesepakatan akan ditandatangani pada Minggu.
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran Esmail Baghaei mengatakan hal itu bisa terjadi dalam beberapa hari mendatang.
Trump mengatakan Selat Hormuz akan segera dibuka setelah penandatanganan. Kesepakatan diperkirakan akan ditandatangani secara elektronik tanpa upacara tatap muka.
Masalah Nuklir dan Lainnya Belum Tuntas
Kesepakatan tersebut tidak menyelesaikan masalah paling rumit antara AS dan Iran, termasuk program nuklir Iran atau aset bekuannya.
Namun, kesepakatan itu menawarkan kerangka waktu 60 hari untuk diskusi teknis mengenai masalah tersebut.
Para pejabat Pakistan dan regional yang mengetahui negosiasi menggambarkan upaya berbulan-bulan Pakistan memimpin perundingan.
Mereka berjuang menjaga kedua belah pihak agar tidak keluar dari ruang negosiasi dan mencegah keruntuhan total.