Hal ini membebani RAM dan prosesor secara terus-menerus.
Selain itu, cache dan data sementara dari aplikasi menumpuk seiring waktu. File-file ini awalnya membantu mempercepat akses, tetapi jika tidak dibersihkan, justru memperlambat kinerja penyimpanan internal.
Penyebab #3: Penyimpanan Internal Hampir Penuh
Smartphone baru datang dengan penyimpanan hampir kosong. Setelah setahun, foto, video, aplikasi, dan file lainnya mengisi ruang tersebut.
Ketika penyimpanan internal mencapai kapasitas penuh, sistem operasi kesulitan mengelola memori virtual dan proses read/write, yang mengakibatkan lag dan stutter.
Penyebab #4: Baterai Menua & Manajemen Daya
Baterai lithium-ion mengalami degradasi kimiawi setelah siklus pengisian berulang.
Saat baterai menua, ponsel mungkin menurunkan kecepatan prosesor untuk mencegah mati mendadak, seperti yang terlihat pada kasus throttling di beberapa merek.
>>> Menutup Aplikasi Background Justru Bikin Baterai Cepat Habis? Ini Faktanya
Hal ini secara langsung memengaruhi responsivitas perangkat.