Pejabat Pakistan mengatakan kesepakatan menguraikan proses bertahap untuk melonggarkan sanksi dan membebaskan aset, terkait dengan kemajuan negosiasi.
>>> AS-Iran Teken MoU Akhiri Perang, Lalu Lintas Selat Hormuz Segera Meningkat
Program Rudal dan Dukungan Sekutu
Pemerintahan Trump menyatakan tujuan perang adalah menghancurkan arsenal rudal Iran dan menghentikan dukungannya terhadap proksi regional.
Pengeboman AS-Israel selama tujuh pekan diperkirakan telah merusak berat fasilitas rudal Iran, namun Iran masih mampu meluncurkan rudal dan drone.
Belum ada indikasi bahwa kesepakatan membahas program rudal atau dukungan terhadap sekutu seperti Hizbullah di Lebanon, Houthi di Yaman, dan milisi Syiah di Irak.
Namun, teks final mungkin menunjukkan hal lain.
Ancaman dari Lebanon
Potensi hambatan terbesar adalah Lebanon. Iran bersikeras setiap kesepakatan harus mencakup gencatan senjata di Lebanon.
Menteri Pertahanan Israel Israel Katz mengatakan Israel tidak akan menarik diri dari wilayah selatan Lebanon yang diduduki.
Hizbullah memuji kesepakatan itu dan menyatakan komitmen untuk melawan Israel hingga penarikan penuh.
Namun, seorang pejabat AS mengatakan kesepakatan tidak menyerukan penarikan Israel dari Lebanon dan Israel berhak merespons serangan Hizbullah.
Posisi Netanyahu Melemah
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, yang awalnya bersekutu erat dengan AS, kini semakin terpinggirkan.
Trump ingin mengakhiri perang yang tidak populer di AS, sementara Netanyahu ingin melanjutkan tujuan yang lebih ambisius.
Netanyahu sebagian besar dikesampingkan dalam pembicaraan gencatan senjata dan tampaknya kehilangan dukungan di kalangan Partai Republik.
>>> Pengiriman Global Masih Hati-hati Lewati Hormuz Meski Ada Kesepakatan AS-Iran
Gencatan senjata yang muncul juga menuai kritik di Israel, baik dari oposisi maupun anggota koalisi pemerintahannya.