Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung mengadakan pertemuan bilateral dengan Perdana Menteri Kanada Mark Carney pada Selasa (17/6) di sela-sela Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Kelompok Tujuh (G7) di Evian-les-Bains, Prancis.
Dalam pertemuan tersebut, Lee menyatakan bahwa hubungan kedua negara berkembang pesat dan saling menguntungkan.
>>> BGN Perluas Layanan Makan Bergizi Gratis Lewat Ribuan SPPG pada 2026
"Sebagai negara yang sepaham, hubungan antara kedua negara kita berkembang pesat dengan cara yang saling menguntungkan," ujar Lee dalam sambutannya.
Ia menambahkan bahwa masih banyak bidang kerja sama yang dapat diperluas dan dibahas lebih rinci.
Kerja Sama Pertahanan dan Proyek Kapal Selam
Pertemuan ini berlangsung menjelang pemilihan mitra pilihan Kanada untuk proyek pengadaan kapal selam senilai 60 triliun won (sekitar Rp 700 triliun) pada akhir Juni.
>>> Iran: Kesepakatan Akhiri Perang dengan AS Mensyaratkan Israel Mundur dari Lebanon
Konsorsium perusahaan Korea Selatan, Hanwha Ocean Co. dan HD Hyundai Heavy Industries Co., bersaing dengan Thyssenkrupp Marine Systems asal Jerman untuk memenangkan tender tersebut.
Carney menyoroti semakin eratnya kemitraan kedua negara di bidang pertahanan, investasi, dan budaya.
>>> Lalu Lintas Kapal di Selat Hormuz Masih Sepi Meski Ada Kesepakatan Iran-AS
Lee menghadiri KTT G7 untuk tahun kedua berturut-turut sebagai kepala negara undangan.
