unique visitors counter
alt top
⌂ Beranda News AS Izinkan Iran Jual Minyak Segera Setelah Teken Kesepakatan

AS Izinkan Iran Jual Minyak Segera Setelah Teken Kesepakatan

AS Izinkan Iran Jual Minyak Segera Setelah Teken Kesepakatan
Kapal kargo di Teluk dekat Selat Hormuz
A A Ukuran Teks16px
alt mid

Pemerintah Amerika Serikat akan mengizinkan Iran untuk segera menjual minyak dan bahan bakar setelah kedua pihak menandatangani nota kesepahaman (MoU) untuk mengakhiri perang.

Hal ini disampaikan seorang pejabat senior AS pada Selasa (17/6).

>>> Pemerintah Luncurkan Sistem Perlinsos Digital Berbasis AI Oktober 2026

alt top

Ketentuan pengabaian sanksi terhadap penjualan minyak Iran mulai berlaku begitu kesepakatan ditandatangani pekan ini.

Pejabat tersebut mengatakan ketentuan itu juga mencakup layanan perbankan, transportasi, dan asuransi untuk memfasilitasi penjualan.

Kesepakatan Berbasis Kinerja

Pejabat AS yang tidak disebutkan namanya menegaskan bahwa kesepakatan ini bersifat berbasis kinerja.

alt mid

"Iran hanya bisa mengakses manfaat MoU jika mereka mematuhi semua poin yang disepakati, termasuk tidak memiliki senjata nuklir, menetralkan material yang diperkaya, dan tidak mengganggu kebebasan navigasi di Selat Hormuz," ujarnya.

Pemerintahan Presiden Donald Trump sebelumnya memberlakukan kembali sanksi terhadap anggota OPEC itu pada 2018 terkait program nuklir Iran dan dukungannya terhadap kelompok militan di Timur Tengah.

Iran selalu menyatakan program nuklirnya untuk tujuan sipil.

Brett Erickson, pakar sanksi dan managing principal di Obsidian Risk Advisors, menyebut langkah ini sebagai "konsesi bernilai miliaran dolar kepada Iran."

>>> Kesepakatan Sementara AS-Iran Tinggalkan Isu Paling Pelik: Program Nuklir Teheran

Menurutnya, setelah berbulan-bulan tekanan blokade, Washington memilih memberikan keuntungan finansial yang tidak dapat dibatalkan kepada Teheran.

Militer AS sebelumnya memblokade minyak Iran agar tidak keluar dari Selat Hormuz, yang biasanya menjadi jalur 20 persen minyak dan gas alam cair dunia.

Iran secara efektif menutup selat itu setelah AS dan Israel melancarkan serangan terhadap Iran pada 28 Februari.

Erickson mengatakan Iran memiliki lebih dari 100 juta barel minyak dalam penyimpanan dan di kapal tanker yang bisa segera dijual, dengan lebih dari 60 juta barel di antaranya berada di luar blokade AS.

Konsumsi minyak dunia sekitar 100 juta barel per hari.

Seorang pejabat senior Iran mengatakan kepada Reuters pada Minggu (15/6) bahwa draf akhir MoU dengan AS menghapus sanksi minyak terhadap Iran untuk periode tertentu, sehingga Teheran dapat menjual minyak dan menerima pendapatan.

>>> Trump Akhiri KTT G7 dengan Pertanyaan Soal Iran

Setelah kesepakatan final, semua sanksi AS dan PBB terhadap Iran akan dicabut sesuai jadwal yang disepakati.

alt under
E
Tim Redaksi
Penulis: Eko Yulianto
alt mid
📰 Update Terbaru