Presiden Amerika Serikat Donald Trump menandatangani kesepakatan awal dengan Iran di Istana Versailles, Prancis, pada Rabu (18/6) waktu setempat.
Penandatanganan itu terjadi saat jamuan makan malam mewah yang diselenggarakan Presiden Prancis Emmanuel Macron.
>>> Menteri Pertahanan AS Kecam Sekutu NATO dan Umumkan Tinjauan Pasukan di Eropa
Trump mengumumkan secara mendadak kepada wartawan saat hendak meninggalkan Prancis setelah tiga hari perundingan intensif di KTT G7.
"Kami menandatangani di Versailles," ujarnya santai sambil masuk ke mobil.
Dalam video yang diunggah Macron dan ajudan Gedung Putih, Trump terlihat duduk di meja sambil menandatangani salinan kertas perjanjian.
Ia kemudian menyerahkan dokumen dan pulpen kepada Menteri Luar Negeri Marco Rubio, sementara Macron yang duduk di sampingnya berkata, "Kerja bagus.
Bravo." Para pejabat dan tamu bertepuk tangan.
Kejutan bagi Menteri Prancis
Menteri Keuangan Prancis Roland Lescure mengaku terkejut bahwa kesepakatan itu ditandatangani saat jamuan makan malam. Rencana awal Gedung Putih mengadakan upacara penandatanganan pada Jumat di Swiss.
>>> Pemilu Khusus di Inggris Bisa Mempercepat Munculnya Andy Burnham dan Akhir bagi Keir Starmer
"Kami benar-benar melihat Marco Rubio pergi — entah dia sudah mencetak nota kesepahaman atau pergi mencetaknya — dan kembali," kata Lescure.
"Kami membersihkan piring."
Ditanya apakah Macron tahu sebelumnya bahwa kesepakatan akan ditandatangani, Lescure mengatakan Trump kemungkinan memberi tahu presiden Prancis sesaat sebelumnya karena mereka tiba bersama.
"Bagaimanapun, bagi kami, para menteri pemerintah Prancis, itu adalah kejutan," ujarnya.
Seorang pejabat Prancis mengatakan Rubio dan Menteri Luar Negeri Prancis Jean-Noël Barrot bersama-sama meninjau nota kesepahaman sebelum membawanya ke Trump untuk ditandatangani.
>>> Israel Lobi AS untuk Pertahankan Pasukan di Lebanon Selatan
Pejabat itu berbicara dengan syarat anonim karena tidak berwenang membahas detail dengan media.
