Situs pelacak pengiriman mengatakan kapal-kapal itu membawa total 3,8 juta barel minyak mentah Iran.
Sementara itu, media pemerintah Iran mengatakan pengiriman telah “normal” di pelabuhan selatan Iran.
Namun Selat Hormuz tetap diawasi dan di bawah kendali militer Iran, serta transit masih memerlukan koordinasi.
>>> Komunitas Korea di AS Bersatu Dukung Timnas di Piala Dunia
Perusahaan pelayaran besar mulai menggerakkan kapal melalui Selat Hormuz sejak kesepakatan ditandatangani, menurut data maritim Lloyd’s List Intelligence.
Namun mereka tidak memberikan data berapa banyak kapal yang telah melintas hingga Kamis.
Richard Meade, pemimpin redaksi Lloyd’s List, mengatakan untuk pertama kalinya dalam 110 hari, kapal milik perusahaan besar melintasi selat tersebut setelah terdampar sejak Februari.
Kapal tanker yang dikendalikan oleh Grimaldi Group, Cosco, Knutsen, dan NYK telah melintas.
Dua kapal tanker minyak mentah berbendera Iran milik National Iranian Tanker Company yang terkena sanksi juga telah memasuki selat tersebut, menurut Lloyd’s List.
Phillip Belcher, direktur kelautan Intertanko, mengatakan jalur utama tengah Selat Hormuz masih ditutup dan diperkirakan ada 80 ranjau yang perlu dibersihkan.
Namun kapal telah melewati jalur utara yang lebih kecil melalui perairan Iran dan jalur selatan melalui perairan Oman.
Isi Kesepakatan
Kesepakatan tersebut menyerukan penghentian permanen permusuhan dan memulai negosiasi 60 hari untuk mencapai kesepakatan akhir tentang masa depan program nuklir Iran.
Trump membuka pintu untuk melanjutkan serangan.
Kesepakatan tampaknya memberikan beberapa keuntungan bagi Iran di awal tanpa banyak imbalan.
Disebutkan bahwa stok uranium yang diperkaya Iran, yang diyakini terkubur di bawah puing, harus diencerkan di bawah pengawasan internasional.
Iran juga tidak boleh memperoleh atau mengembangkan senjata nuklir, komitmen yang telah dibuat sebelumnya.
Namun selain menyatakan bahwa AS dan Iran akan bernegosiasi mengenai program nuklir Iran, komitmen lain masih perlu dirumuskan.
>>> AS Izinkan Lebih dari Belasan Kapal Masuk Pelabuhan Iran, Cabut Blokade Berdasarkan Kesepakatan
Sebagian besar kesepakatan akan memulihkan status quo sebelum perang, termasuk mengakhiri permusuhan, memulai kembali pembicaraan antara AS dan Iran, dan membuka kembali Selat Hormuz yang penutupannya menciptakan krisis energi bersejarah.