Harga bensin di Amerika Serikat turun menjadi rata-rata $3,999 per galon pada Kamis (18/6). Ini pertama kalinya harga bensin berada di bawah $4 sejak Maret.
Penurunan ini sejalan dengan menurunnya harga minyak mentah setelah adanya optimisme kesepakatan awal antara AS dan Iran untuk mengakhiri perang.
>>> Pemimpin Tertinggi Iran Dukung Negosiasi Langsung dengan AS
Meski turun, harga bensin saat ini masih sekitar $1 lebih mahal per galon dibanding sebelum AS bergabung dengan Israel menyerang Iran pada Februari.
Harganya juga 25% lebih tinggi dibanding periode yang sama tahun lalu.
Dampak Perang terhadap Harga Barang Lain
Perang tidak hanya mempengaruhi harga bensin. Harga bahan makanan, tiket pesawat, bahkan kondom dan sepatu ikut naik akibat gangguan rantai pasok global.
Pat Penfield, profesor supply chain di Syracuse University, memperingatkan bahwa harga produk di AS diperkirakan terus naik hingga akhir 2026.
Ia mencontohkan petani yang sudah membayar lebih mahal untuk pupuk di musim semi, yang akan berdampak pada harga pangan di musim gugur.
Penfield juga mencatat bahwa kapasitas kilang yang terbatas di AS menjadi hambatan signifikan untuk menurunkan harga bensin lebih lanjut.
Variasi Harga Antar Negara Bagian
Harga rata-rata nasional bervariasi antar negara bagian. Di California, harga rata-rata mencapai $5,64 per galon, disusul Hawaii $5,57.
Sementara Indiana dan Texas masing-masing sekitar $3,40 dan $3,49.
>>> White House Kirim Naskah Kesepakatan 14 Poin AS-Iran ke Kongres
Penurunan harga bensin belakangan ini seiring turunnya harga minyak mentah. Brent crude turun di bawah $78 per barel, sementara acuan AS turun ke $74 per barel.
Angka ini masih lebih tinggi dari $70 sebelum perang, tetapi jauh di bawah $100 beberapa pekan lalu.
