unique visitors counter
alt top
⌂ Beranda News AS dan Iran Akan Berunding di Swiss, Teheran Tutup Selat Hormuz Lagi

AS dan Iran Akan Berunding di Swiss, Teheran Tutup Selat Hormuz Lagi

AS dan Iran Akan Berunding di Swiss, Teheran Tutup Selat Hormuz Lagi
Negosiator AS dan Iran bertemu di Swiss
A A Ukuran Teks16px
alt mid

Ia mengonfirmasi bahwa negosiator utama Jared Kushner dan Steve Witkoff sudah berada di Swiss.

Namun, juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran Esmail Baghaei mengatakan kepada TV pemerintah bahwa negosiasi menuju kesepakatan final akan dimulai setelah komitmen utama dipenuhi.

Jika tidak, "nota kesepahaman secara keseluruhan akan terancam."

alt top

Selat Hormuz Kembali Jadi Sorotan

Selat Hormuz kembali menjadi fokus perhatian.

Komando militer gabungan Iran mengatakan selat itu ditutup karena "pelanggaran jelas" AS terhadap komitmennya dengan gagal mengakhiri perang.

Kesepakatan sementara dimaksudkan untuk menghentikan pertempuran di semua lini, termasuk Lebanon.

alt mid

AS membantah pengumuman Iran.

Kapten Tim Hawkins, juru bicara Komando Pusat AS, mengatakan, "Iran tidak mengendalikan Selat Hormuz.

Lalu lintas terus berjalan, dan pasukan AS memantau situasi untuk memastikan hal ini tetap terjadi."

Militer AS melaporkan bahwa 55 kapal dagang melintas pada Sabtu dengan lebih dari 17 juta barel minyak.

Ekonomi global bersiap menghadapi lebih banyak ketidakpastian.

Kapal-kapal mulai melintas setelah kesepakatan sementara AS-Iran ditandatangani awal pekan ini, sebuah tonggak yang meninggalkan banyak pertanyaan tak terjawab.

>>> Iran Tutup Selat Hormuz Lagi, Tuduh Serangan Israel di Lebanon

AS mencabut blokade pelabuhan Iran dan kini mengizinkan Teheran menjual minyaknya secara bebas.

Kesepakatan sementara yang ditandatangani Trump dan Presiden Iran Masoud Pezeshkian memberi negosiator waktu 60 hari untuk mencapai kesepakatan nuklir, tetapi masalah ini rumit dan waktu dapat diperpanjang.

Serangan Israel di Lebanon Tewaskan 16 Orang

Sebelumnya pada Sabtu, saat mediator berusaha membawa pihak-pihak ke Swiss, seorang pejabat Hizbullah mengatakan kepada Associated Press bahwa Iran memberi tahu kelompok militan itu bahwa Teheran tidak akan membuka kembali selat sampai Israel mengumumkan secara publik akan mematuhi "gencatan senjata komprehensif" di Lebanon.

alt under
R
Tim Redaksi
Penulis: Retno Widyawati
alt mid
📰 Update Terbaru