Pejabat itu mengatakan Hizbullah akan berkomitmen pada gencatan senjata jika Israel melakukannya.
Seorang pejabat militer Israel kemudian mengatakan bahwa militer telah menerima "arahan terbaru dari eselon politik untuk gencatan senjata."
Pejabat itu mengatakan militer beroperasi secara defensif di Lebanon, termasuk hak untuk merespons serangan Hizbullah.
Lima tentara Israel tewas dalam 48 jam terakhir di Lebanon selatan.
Baik Israel maupun Hizbullah bukan penandatangan kesepakatan antara AS dan Iran.
Serangan Israel di Lebanon selatan pada Sabtu menewaskan sedikitnya 16 orang, termasuk dua anak-anak.
Tujuh orang terjebak di bawah reruntuhan setelah serangan menghantam kota Nabatiyeh dan desa-desa sekitarnya, kata Badan Berita Nasional Lebanon.
Seorang pejabat militer Israel mengatakan Hizbullah menembakkan lebih dari 50 proyektil ke pasukan Israel di Lebanon selatan semalam.
Tentara Israel mengatakan telah menyerang puluhan target dan militan Hizbullah.
Jumlah korban tewas dalam perang terbaru Israel-Hizbullah telah melampaui 4.000 orang, demikian diumumkan kementerian kesehatan Lebanon.
Hizbullah dan Israel berperang dua hari setelah AS dan Israel melancarkan serangan terhadap Iran pada 28 Februari.
Putaran baru perundingan yang didukung AS antara pemerintah Lebanon dan Israel diharapkan di Washington pekan depan.
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu bertekad mempertahankan pasukan Israel di Lebanon selatan sampai ancaman terhadap Israel dihilangkan.
Hizbullah menolak menghentikan serangannya kecuali Israel berkomitmen mundur dari Lebanon.
Pertempuran terus berlanjut di dekat perbatasan Israel-Lebanon.
Korban tewas di Lebanon termasuk orang tua dan dua anak di desa Barish.
Di desa Arab Salim, sebuah jenazah ditarik dari rumah hancur, dan di desa Doueir dan Kfar Rumman, serangan pesawat nirawak menewaskan seseorang di atas sepeda motor dan seorang tentara Lebanon.
Sembilan orang tewas dalam serangan di desa Qannarit, Sohmor, dan Shehour.
Pesawat jet Israel terbang rendah di atas kota pesisir Tirus.
Seorang warga, Hussein Khoshman, mengatakan, "Seluruh hidup kami akan berubah jika ada gencatan senjata."
Beberapa warga Israel utara meragukan pertempuran akan berhenti.
>>> Militer AS Waspada Setelah Iran Tutup Selat Hormuz
Miriam Hod di Metula mengatakan, "Saya tidak percaya pada gencatan senjata karena itu tidak ada."