Tak lama setelah pejabat PBB di Venezuela menyerukan pemerintah untuk mencabut pembatasan media sosial agar orang bisa mendapatkan informasi yang berpotensi menyelamatkan jiwa, warga Venezuela di dalam negeri dapat mengakses X.
Situs itu telah diblokir oleh Maduro sejak Agustus 2024.
Bantuan Asing Mulai Berdatangan
Sekitar 1.000 petugas tanggap darurat dalam 25 tim pencarian dan penyelamatan dari seluruh dunia dikerahkan ke Venezuela, kata Jens Laerke, juru bicara Kantor PBB untuk Koordinasi Urusan Kemanusiaan.
Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio, yang berbicara dengan Rodríguez setelah gempa, mengatakan Amerika Serikat segera mengerahkan bantuan.
"Kami memiliki respons seluruh pemerintah.
Ini akan besar, cepat, dan efektif," kata Rubio, sambil mengakui penutupan bandara utama Venezuela di dekat Caracas menimbulkan tantangan logistik.
Televisi publik Venezuela pada Jumat menunjukkan kedatangan tim penyelamat dengan anjing dan peralatan, termasuk kamera dan radar penembus tanah, dari Spanyol.
Tim dari Chili dan Swiss juga mendarat, dan tiga pesawat angkut militer dari Jerman dengan personel dan bantuan sedang dalam perjalanan.
Turki mengumumkan dua penerbangan akan berangkat dari Istanbul pada Jumat dengan tim penyelamat dan sepasang anjing pelacak. China juga mengatakan akan memberikan bantuan.
Pemimpin Qatar, Brasil, Portugal, dan Kanada berjanji mengirim bantuan.
Tim penyelamat dari El Salvador dan Republik Dominika tiba di Venezuela pada Kamis, bersama dengan tim penyelamat dan bantuan material dari Meksiko.
>>> Pemprov DKI Jakarta Sediakan Kartu Layanan Gratis Transjakarta untuk 15 Golongan
"Tidak ada negara yang siap memberikan respons yang dibutuhkan. Itulah gunanya negara tetangga," kata Mayor Angkatan Udara Dominika Carlos Olivares.