Jagat hiburan Jepang diguncang skandal besar yang menyeret Nijiro Murakami. Bintang Alice in Borderland tersebut resmi diserahkan ke pihak kejaksaan atas dugaan penganiayaan berat terhadap mantan kekasihnya.
Melansir laporan media lokal Jepang, peristiwa ini terjadi di kediaman Murakami di kawasan Shibuya, Tokyo, pada 2024.
>>> Curry Barker Ungkap Inspirasi Film Obsession: Kritik untuk Hubungan Modern
Otoritas membeberkan bahwa aktor berusia 29 tahun itu diduga melakukan penganiayaan fisik empat kali selama masa pacaran.
Tindakan brutal yang dilakukan meliputi menjambak rambut korban, membenturkan kepala ke jendela, hingga memukul wajah secara bertubi-tubi.
Akibatnya, korban mengalami cedera serius dan membutuhkan perawatan medis intensif selama lebih dari satu bulan.
Saat diinterogasi, Murakami mengakui seluruh perbuatannya tanpa bantahan.
>>> Aldi Taher Mulai Usaha Kuliner Baru, Ingin Buka Gerai Sampai ke Makkah
Karier Terancam
Nijiro Murakami dikenal sebagai aktor muda berbakat dari keluarga seniman. Ayahnya adalah aktor veteran Jun Murakami, sementara ibunya penyanyi kenamaan UA.
Ia memulai debut akting pada 2014 lewat film The Miracles of the Namiya General Store, beradu peran dengan sang ayah.
Namun, kasus hukum ini membentur kariernya di titik krusial.
Ia dijadwalkan tampil dalam penayangan perdana Strange: The Strange Stories That Keep Ito Junji Awake at Night pada 3 Juli.
>>> Kreator Malaysia Minta Maaf Usai Ubah Lirik Lagu Rollerblade
Belum ada informasi mengenai kelanjutan acara tersebut maupun detail persidangan.