unique visitors counter
⌂ Beranda Lifestyle Nostalgia K-Snacks: Susu Pisang hingga Es Krim Jadi Merchandise Unik

Nostalgia K-Snacks: Susu Pisang hingga Es Krim Jadi Merchandise Unik

Nostalgia K-Snacks: Susu Pisang hingga Es Krim Jadi Merchandise Unik
Ilustrasi: Nostalgia K-Snacks: Susu Pisang hingga Es Krim Jadi Merchandise Unik
A A Ukuran Teks16px

Binggrae baru-baru ini meluncurkan set peralatan makan keramik lima potong yang terinspirasi dari minuman ikoniknya, Banana Flavored Milk.

Set keramik tersebut dikembangkan bersama merek keramik premium Yido Onhwa. Bentuknya menyerupai botol susu pisang khas Binggrae yang dijuluki "Fat Banana Milk" atau "ddoongba".

>>> Tips Membuat Hidangan Mi Lebih Sehat

Set ini terdiri dari mangkuk nasi, mangkuk sup, mangkuk lauk, piring, dan mangkuk saus kecil. Tersedia dalam desain kuning rasa pisang dan merah muda rasa stroberi.

Produk ini pertama kali diluncurkan di platform crowdfunding Wadiz pada 19 Mei.

Kampanye tersebut menarik sekitar 10.000 pendukung dalam tiga minggu dan mengumpulkan dana 650 juta won (sekitar $470.000).

in2

Meski tidak dibuka untuk pembelian luar negeri, lebih dari 24.000 orang mendaftar notifikasi peluncuran, termasuk pengguna dari AS, Jepang, Singapura, Taiwan, dan Jerman.

Penghangat Tangan dari Es Krim Klasik

Haetae Ice, bagian dari Binggrae, juga sukses dengan produk nostalgia.

Pada Oktober 2025, mereka meluncurkan penghangat tangan dan power bank yang terinspirasi dari es krim Ssang Ssang Bar.

Gadget ini mereproduksi stik kayu, desain terbelah dua, dan kemasan khas es krim tersebut. Bahkan disertai kartu beraroma cokelat.

>>> Menjahit Semangat Korea: Desainer Kostum Lee Jin-hee Bawa Hanbok ke Panggung Dunia

Kampanye crowdfundingnya mengumpulkan 680 juta won.

Seorang pejabat Binggrae mengatakan bahwa kedua produk tersebut sudah akrab selama puluhan tahun. Mengubahnya menjadi merchandise memungkinkan perusahaan terhubung dengan konsumen muda dan menawarkan pengalaman merek baru.

Orion Ikut Tren dengan Buku Cerita dan Snack Karakter

Orion juga memperluas merek camilannya ke luar makanan. Tahun lalu, mereka mengubah camilan ikan Cham Bung Eo Bbang menjadi penghangat tangan dan power bank.

Semua 8.000 unit yang disiapkan untuk kampanye Wadiz terjual habis dalam empat hari, menghasilkan lebih dari 200 juta won.

Awal tahun ini, Orion menerbitkan buku cerita bergambar anak-anak yang menampilkan karakter dari dua camilan ikoniknya: choco songi dan goraebap (kerupuk beras paus), yang pertama kali diperkenalkan pada tahun 1984.

Buku-buku ini dibuat bekerja sama dengan penerbit Kim Young-sa. Orion juga merilis paket camilan edisi terbatas "Fairy Tale Edition" untuk merayakan peluncuran buku tersebut.

>>> Kisah Pangeran Vietnam yang Diasingkan Dorong Wisata ke Pedesaan Korea

Seorang pejabat Orion menjelaskan bahwa kolaborasi dengan kekayaan intelektual eksternal efektif untuk menciptakan gebrakan, tetapi merek sendiri memungkinkan membangun nilai abadi berdasarkan keakraban dan kenangan bersama konsumen.

D
Tim Redaksi
Penulis: Dwi Andini
📰 Update Terbaru