unique visitors counter
⌂ Beranda Lifestyle Tips Membuat Hidangan Mi Lebih Sehat

Tips Membuat Hidangan Mi Lebih Sehat

Tips Membuat Hidangan Mi Lebih Sehat
Ilustrasi: Tips Membuat Hidangan Mi Lebih Sehat
A A Ukuran Teks16px

Saat menikmati sup atau hot pot ala Korea, banyak orang sulit menolak tambahan mi. Baik mi instan maupun soun kenyal, pilihan sering kali didasarkan pada selera.

Namun bagi yang sedang menurunkan berat badan, pertanyaan tentang mana yang lebih rendah kalori tentu muncul. Meski tampak serupa, keduanya memiliki profil nutrisi yang berbeda.

>>> Menjahit Semangat Korea: Desainer Kostum Lee Jin-hee Bawa Hanbok ke Panggung Dunia

Kandungan Kalori Mi Instan dan Soun

Soun atau dangmyeon biasanya terbuat dari pati kentang atau ubi jalar. Dalam 100 gram soun kering terkandung sekitar 340–370 kalori, lebih tinggi dari perkiraan banyak orang.

Soun hampir seluruhnya terdiri dari karbohidrat olahan dengan sedikit protein atau serat. Meski mengembang saat dimasak, total kalori yang masuk tetap signifikan.

Satu porsi mi instan mengandung sekitar 300–350 kalori, mirip dengan soun. Namun karena mi instan digoreng saat proses produksi, kandungan lemak jenuhnya lebih tinggi.

in2

Mi instan juga minim serat, sehingga selain menambah karbohidrat, juga meningkatkan asupan lemak. Menambahkan daging olahan atau keese akan semakin menambah kalori dan lemak jenuh.

Tips Menikmati Mi dengan Lebih Sehat

Jika memilih soun, ahli gizi menyarankan untuk mengurangi porsi nasi dan menambahkan sayuran serta protein tanpa lemak. Ini membantu meningkatkan rasa kenyang dan menstabilkan gula darah.

Bila memilih mi instan, gunakan hanya setengah blok mi dan tambahkan jamur atau sayuran untuk mengurangi beban kalori.

>>> Kisah Pangeran Vietnam yang Diasingkan Dorong Wisata ke Pedesaan Korea

Kuah sup juga perlu diperhatikan karena tinggi natrium.

Terlalu banyak kuah dapat menyebabkan retensi air, kembung, dan rasa haus berlebih.

Sebaiknya makan sayur dan protein terlebih dahulu, batasi konsumsi kuah, dan jadikan mi sebagai lauk, bukan makanan utama.

Bagi yang fokus pada manajemen berat badan, mengganti mi dengan bahan lain adalah pilihan paling sehat.

Jamur rendah kalori dan tinggi serat, tahu kaya protein, serta sayuran seperti tauge dan sawi putih menambah volume tanpa banyak kalori.

Jika harus memilih, soun sedikit lebih unggul karena kandungan lemaknya lebih rendah. Namun keduanya tetap tinggi karbohidrat olahan.

>>> Menginap di Arboretum Tepi Laut yang Dibangun Mantan Perwira Intelijen AS

Kunci utama adalah kontrol porsi dan keseimbangan dengan sayur serta protein.

E
Tim Redaksi
Penulis: Eko Yulianto
📰 Update Terbaru