Dalam pertemuan dengan pejabat, Putin mengakui Rusia "melalui masa sulit" tetapi bersikeras akan memenuhi semua kewajiban sosial. Ia mengatakan industri persenjataan akan meningkatkan produksi sistem pertahanan udara.
Putin juga berjanji mengimpor lebih banyak bahan bakar dan mempercepat perbaikan fasilitas minyak untuk mengatasi "defisit sementara". Ia secara khusus berjanji mengatasi kelangkaan BBM di Krimea.
Kelangkaan BBM telah meluas di Rusia.
Gubernur Irkutsk, Igor Kobzev, mengumumkan pembatasan pembelian BBM maksimal 50 liter per kendaraan per hari di SPBU Rosneft milik negara.
Wakil Perdana Menteri Rusia Alexander Novak mengatakan Moskow sedang meninjau perjanjian ekspor BBM untuk memastikan kebutuhan domestik terpenuhi.
Serangan di Wilayah Lain
Pada hari yang sama, sebuah bom udara Rusia menewaskan dua orang di Zaporizhzhia, Ukraina selatan, dan melukai 16 lainnya termasuk dua anak-anak.
Di wilayah perbatasan Belgorod, serangan drone Ukraina menewaskan satu orang dan melukai satu lainnya. Kementerian Pertahanan Rusia mengklaim menembak jatuh 213 drone Ukraina semalam.
>>> Pemadaman Listrik di Jawa Tengah dan Yogyakarta Hari Ini Dibatalkan PLN
Sementara itu, Rusia menyerang Ukraina dengan 142 drone jarak jauh dan delapan rudal. Angkatan Udara Ukraina mengatakan 125 drone dan tujuh rudal berhasil ditembak jatuh.