Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengungkapkan bahwa India berminat menanamkan investasi di industri minyak dan gas bumi (migas) Indonesia.
Ketertarikan India tersebut menjadi salah satu poin penting dalam pembahasan kerja sama energi antara Indonesia dan India yang terus diperkuat.
"Oh ya, kalau kerja sama dengan India itu, beberapa perpanjangan yang mereka inginkan untuk masuk di oil and gas (migas)," kata Bahlil saat ditemui di Istana Kepresidenan, Selasa (7/7/2026).
Bahlil menambahkan bahwa perusahaan yang akan masuk ke Indonesia merupakan badan usaha milik negara (BUMN) India.
Nantinya, perusahaan tersebut akan bermitra langsung dengan BUMN migas nasional, PT Pertamina (Persero).
Namun, Bahlil belum dapat merinci secara detail terkait proyek maupun wilayah kerja (WK) mana saja yang akan dikerjasamakan dalam proyek ini.