Shell Plc melaporkan hasil perdagangan minyak dan gas yang kuat pada kuartal kedua tahun ini.
Gejolak pasar yang dipicu oleh perang di Iran menjadi faktor utama di balik kinerja tersebut.
>>> Modus Selidiki Narkoba, Komplotan Polisi Gadungan di Tangerang Rampas Motor IRT
Dalam pernyataan pada Selasa, perusahaan energi yang berbasis di London itu mengungkapkan laba perdagangan minyak sejalan dengan kinerja kuartal pertama yang kuat.
Sementara itu, hasil perdagangan gas tercatat "jauh lebih tinggi" dibanding periode sebelumnya.
Para pedagang energi biasanya meraup keuntungan besar saat pasar bergejolak.
>>> Pramono Resmikan Shelter Ojol di Thamrin untuk Tertibkan Ojek Online
Perang di Iran telah memicu lonjakan laba bagi para pedagang energi terkemuka dunia karena konflik tersebut menyebabkan gangguan pasokan minyak dan gas yang belum pernah terjadi sebelumnya.
Perusahaan tanker juga mengalami peningkatan pendapatan dari penyewaan kapal. Konflik membuat kapal-kapal tertahan di Teluk Persia dan memaksa pembeli mencari pasokan dari wilayah yang lebih jauh.
>>> IDI Kecam Dugaan Bullying PPDS Unsrat, Usul Jam Kerja Dibatasi
Pengumuman laporan keuangan Shell untuk kuartal kedua dijadwalkan pada akhir bulan ini.
