Harga emas dunia bergerak naik pada perdagangan pagi ini, Kamis (9/7/2026). Kenaikan terjadi setelah harga logam mulia tersebut mengalami penurunan selama tiga hari berturut-turut.
Pada pukul 07:05 WIB, harga emas di pasar spot tercatat US$ 4.080,1 per troy ons.
>>> Koperasi vs Oligarki Ekonomi: Membangun Demokrasi Ekonomi
Angka ini naik 0,1% dibandingkan hari sebelumnya.
Sebelumnya, harga emas ditutup turun 0,72% ke US$ 4.076,1 per troy ons pada Rabu (8/7/2026).
Dalam tiga hari terakhir, harga emas telah terpotong total 2,26%.
>>> KH Zulfa Mustofa Ajak Ulama NU Hidupkan Tradisi Menulis Kitab
Faktor Geopolitik Kembali Mempengaruhi
Kenaikan harga emas pagi ini dipengaruhi oleh situasi geopolitik di Timur Tengah. Amerika Serikat kembali melancarkan serangan ke Iran.
Menurut laporan Bloomberg News, Pusat Komando AS menyebut serangan itu bertujuan melumpuhkan kemampuan Iran mengganggu pelayaran di Selat Hormuz.
Serangan dilakukan beberapa jam setelah Presiden Donald Trump menyatakan gencatan senjata dengan Teheran telah bubar.
>>> AS Kembali Serang Iran Setelah Trump Nyatakan Gencatan Senjata Berakhir
Kondisi ini membuat investor kembali melirik emas sebagai aset safe haven. Namun, pergerakan harga masih terbatas dan perlu dicermati apakah tren kenaikan akan berlanjut.
