Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) tengah menyiapkan skema penetapan kuota yang lebih dinamis untuk alokasi biodiesel B50.
Direktur Jenderal Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian ESDM, Eniya Listiani Dewi, mengatakan pemerintah akan mengevaluasi kesiapan produksi dan distribusi secara rutin dalam kurun waktu enam bulan ke depan.
>>> Warga Depok Resah, Maling Rumah Kosong Gasak Emas dan Laptop
Pemerintah memperkirakan total volume B50 berada pada kisaran 16 hingga 18 juta kiloliter (kl) dengan membuka peluang revisi kuota secara berkala.
"Kalau volume 16 (juta kl) kan aku sudah bilang sampai 18-an (juta kl) ya.
>>> Pemotor di Depok Lawan Arah Hindari Macet, Langsung Dicegat Polisi
Nanti kita dalam 6 bulan ini, saya akan kumpulkan lagi," ujar Eniya usai agenda Pekan Riset Sawit Indonesia di Jakarta, Senin (20/7/2026).
>>> Prabowo Targetkan Ekspor Satu Pintu Berlaku Penuh September 2026
Eniya menjelaskan bahwa skema penetapan kuota yang dinamis ini bertujuan untuk menyesuaikan kapasitas produksi badan usaha dengan kebutuhan nasional.
