Rencana Pemerintah Provinsi Banten menata kawasan Situ Cikedal di Kecamatan Cikedal, Kabupaten Pandeglang, dengan anggaran sekitar Rp9,7 miliar mendapat kritik dari aktivis dan masyarakat.
Mereka meminta Gubernur Banten, Andra Soni, meninjau kembali proyek tersebut karena dinilai belum menjadi prioritas.
>>> Rusia Kaji Perpanjang Larangan Ekspor Solar Satu Bulan Lagi
Menurut para pengkritik, anggaran miliaran rupiah itu sebaiknya dialokasikan untuk memperbaiki infrastruktur jalan yang masih menjadi masalah di sejumlah wilayah Pandeglang, terutama bagian selatan.
Pantauan di lapangan menunjukkan proyek penataan Situ Cikedal sudah mulai dikerjakan. Sejumlah alat berat milik kontraktor terlihat beroperasi di lokasi.
Aktivis Nilai Perbaikan Jalan Lebih Mendesak
Koordinator Koalisi Masyarakat Sipil Pandeglang, Riki, mengatakan anggaran proyek tersebut lebih tepat digunakan untuk membangun dan memperbaiki jalan yang menjadi kebutuhan utama masyarakat.
"Daripada digunakan untuk proyek penataan Situ Cikedal, lebih baik anggaran yang nilainya mencapai miliaran rupiah itu dialihkan untuk memperbaiki infrastruktur jalan.
>>> Periklindo Minta Pemerintah Perjelas Kriteria Penerima Insentif EV
Dari informasi yang beredar, anggaran proyek tersebut mencapai sekitar Rp9,7 miliar," ujar Riki, Jumat, 24 Juli 2026.
Menurutnya, Pemprov Banten seharusnya lebih mengutamakan program yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Riki menilai, meskipun proyek tersebut diklaim bertujuan mendukung pengembangan sektor pariwisata, manfaatnya belum dapat dirasakan secara nyata dibandingkan dengan kebutuhan pembangunan jalan.
"Mengapa pemerintah provinsi tidak melihat kebutuhan yang lebih mendesak bagi warga Pandeglang? Walaupun alasannya untuk pengembangan wisata, manfaatnya masih belum jelas.
>>> Walkot Jaksel Ungkap Alasan Lambatnya Rekonstruksi SD yang Roboh Dua Tahun Lalu
Sementara masyarakat sangat menginginkan pembangunan jalan, khususnya di wilayah Pandeglang selatan," katanya.
