Pasar saham Amerika Serikat mencatat kenaikan pada perdagangan terbaru, didukung oleh penurunan harga minyak dan kinerja laba perusahaan yang solid.
Rotasi investor dari saham semikonduktor ke sektor yang lebih sensitif terhadap ekonomi semakin terlihat.
Indeks S&P 500 versi sama bobot mencapai rekor tertinggi, sementara Dow Jones Industrial Average naik 1%.
Kenaikan ini mengimbangi kejatuhan tajam saham chip yang membuat Nasdaq 100 berada di ambang koreksi teknis.
Minyak mentah Brent mencatat tren penurunan tiga hari terburuk sejak 2020, mendorong imbal hasil obligasi turun menjelang keputusan Federal Reserve.
Max Kettner dari HSBC Holdings Plc menyebut pertumbuhan laba yang kuat dan valuasi yang tidak terlalu tinggi sebagai alasan ketangguhan aset berisiko.
Ia mencatat awal musim laporan laba yang solid, pemulihan perkiraan ekonomi AS, dan valuasi ekuitas yang lebih rendah sebagai katalis positif.