Ekspor dan impor China mencatat pertumbuhan dua digit pada Juli 2026, meskipun sedikit melambat dibandingkan bulan sebelumnya.
Data resmi menunjukkan ekspor naik 23,9% secara tahunan, sedikit di bawah perkiraan median 23% dari survei ekonom Bloomberg.
>>> Anak Babai Suhaimi Siapa? Fakta di Balik Polemik Hajatan dan Penutupan Jalan TPA Cipayung
Sementara itu, impor melonjak 27,5%, menghasilkan surplus perdagangan sebesar US$112,5 miliar.
Perangkat AI dan Produk Teknologi Jadi Pendorong
Pengiriman luar negeri untuk elektronik terkait kecerdasan buatan (AI) serta produk mutakhir seperti kendaraan listrik mengalami lonjakan.
>>> Jadwal Siaran Langsung Timnas Indonesia vs Singapura Hari Ini: Kapan, Jam Berapa, Tayang di Mana?
Hal ini membantu mengimbangi gangguan perdagangan yang disebabkan cuaca ekstrem dan meredam perlambatan ekonomi yang lebih dalam.
Namun, lonjakan perdagangan juga memperlebar kesenjangan di dalam perekonomian China yang masih menghadapi permintaan domestik yang lemah.
>>> Cara Cek Bansos Agustus 2026 dan Jadwal Pencairan PKH Tahap 3
Kondisi ini mengurangi kebutuhan bagi pejabat China untuk meningkatkan dukungan kepada konsumen dalam negeri.
