unique visitors counter
⌂ Beranda News 6 Rumah Rusak Berat Akibat Pergerakan Tanah, Warga Lebak Bertahan di Tengah Ancaman Rumah Roboh

6 Rumah Rusak Berat Akibat Pergerakan Tanah, Warga Lebak Bertahan di Tengah Ancaman Rumah Roboh

6 Rumah Rusak Berat Akibat Pergerakan Tanah, Warga Lebak Bertahan di Tengah Ancaman Rumah Roboh
Ilustrasi: 6 Rumah Rusak Berat Akibat Pergerakan Tanah, Warga Lebak Bertahan di Tengah Ancaman Rumah Roboh
A A Ukuran Teks16px

Warga Kampung Angsana, Kecamatan Cimarga, Kabupaten Lebak, Banten, hidup di tengah ancaman rumah roboh akibat pergerakan tanah selama delapan bulan.

Mereka bertahan di rumah masing-masing meski sebagian bangunan mengalami kerusakan berat dan terancam ambruk.

>>> Telkom Rampungkan Spin-Off InfraCo ke InfraNexia Senilai Rp49,9 Triliun

Kondisi itu terjadi sejak bencana pergerakan tanah saat musim penghujan. Proses relokasi belum terealisasi meski pemerintah telah meninjau dan menyiapkan lahan untuk tempat tinggal baru.

Rumah warga yang terdampak mengalami keretakan pada dinding, lantai, keramik pecah, hingga pondasi bergeser.

Sedikitnya sembilan rumah terdampak pergerakan tanah. Dari jumlah tersebut, enam rumah mengalami kerusakan berat, bahkan sebagian bangunannya telah rata dengan tanah.

Warga Takut Rumah Roboh Saat Hujan

Salah seorang warga terdampak, Maesaroh (45), mengaku masih tinggal di rumahnya meski selalu dihantui rasa takut, terutama ketika hujan turun.

>>> Merger Garuda Indonesia dengan Pelita Air Masih Dikaji Pemegang Saham

Ia mengatakan, pergerakan tanah awalnya ditandai suara keras dan munculnya retakan pada bangunan. Seiring waktu, kondisi rumah semakin parah.

"Awalnya terdengar suara 'bleduk' dan retakan. Bata-bata mulai berjatuhan.

Sekarang tembok retak, plafon juga sudah banyak yang ambruk," kata Maesaroh, Minggu, 9 Agustus 2026.

>>> Topi Topan Dolphin: Lebih dari 1.000 Penerbangan Dibatalkan di China

Menurut Maesaroh, kondisi rumahnya terus memburuk sejak bencana terjadi sekitar delapan bulan lalu. Saat hujan turun, ia memilih mengungsi sementara ke rumah anaknya karena khawatir bangunan roboh.

E
Tim Redaksi
Penulis: Eko Yulianto
📰 Update Terbaru
stikibot